Breaking News:

Erupsi Gunung Tangkuban Parahu

PVMBG Perbolehkan Gunung Tangkuban Parahu Dibuka Hari Ini, Para Pedagang Akan Bersihkan Dagangannya

Usai 3 hari ditutup wisata Gunung Tangkuban Parahu dibuka hari ini, pedagang diperbolehkan membersihkan dagangannya, sedangkan pengunjung belum pasti.

Penulis: Octavia Monalisa
Editor: Amirul Muttaqin
Tribun Jabar/Hilman Kamaludin
Kondisi Gunung Tangkuban Parahu, Minggu (28/7/2019). 

Usai 3 hari ditutup wisata Gunung Tangkuban Parahu dibuka hari ini, pedagang diperbolehkan membersihkan dagangannya, sedangkan pengunjung belum pasti.

TRIBUNSTYLE.COM - Setelah ditutup tiga hari lamanya, akhirnya Gunung Tangkuban Parahu diperbolehkan dibuka pada, Senin (29/7/2019).

Seperti yang telah diberitakan sebelumnya, Gunung Tangkuban Parahu diketahui menglami erupsi pada, Jumat (26/7/2019) lalu.

Akibat erupsi tersebut, sekitar tempat wisata Gunung Tangkuban Parahu pun dipenuhi dengan abu vulkanik setebal 10 cm.

Belum normalnya Gunung Tangkuban Parahu beberapa waktu lalu membuat tempat wisata ini ditutup selama tiga hari.

Potret Terkini Gunung Tangkuban Parahu Setelah Erupsi, Jalanan Hingga Dagangan Warga Memutih

Kini tiga hari berlalu sejak erupsi tersebut, PT Graha Rani Putra Persada (GRPP) sebgai pengelola Taman Wisata Alam Gunung Tangkuban Parahu akan membukanya kembali.

TribunStyle.com mengutip dari TribunJabar.id, Direktur PT Graha Rani Putra Persada (GRPP), Putra Kaban, mengatakan, sebelum Gunung Tangkuban Parahu dibuka untuk umum, pihaknya akan terus berupaya melakukan pembersihan abu vulkanik hingga pagi ini.

"Rencananya besok (hari ini) akan kami buka, tapi bakal ada briefing dulu dengan petugas dan pedagang, jadi akan bertahap. Misalnya pedagang membersihkan lapak dagangannya," ujar Putra Kaban saat ditemui di Gunung Tangkuban Parahu, Minggu (28/7/2019).

Barang dagangan warga tertutup abu vulkanik dari erupsi Gunung Tangkuban Parahu
Barang dagangan warga tertutup abu vulkanik dari erupsi Gunung Tangkuban Parahu ((TribunJabar/Zelphi))

Dalam melakukan pembersihan abu vulkanik sebelum Gunung Tangkuban Parahu dibuka, pihaknya akan memprioritaskan akses jalan yang hingga saat ini masih tertutup debu.

"Yang terpenting sebelum nanti dibuka, kebersihan yang paling utama, agar pengunjung merasa nyaman. Selain itu statusnya juga sudah jelas normal," katanya.

Halaman
12
Sumber: TribunStyle.com
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved