Kisah Perjuangan Guru Honorer di Flores, Gaji Rp 85.000, Jalan Kaki 3 Km dan Tidur Beralas Tikar

Dengan gaji seadanya, Beti tinggal di rumah sederhana dengan alas tikar belahan bambu.

Kisah Perjuangan Guru Honorer di Flores, Gaji Rp 85.000, Jalan Kaki 3 Km dan Tidur Beralas Tikar
TribunJateng
Guru di pedalaman florest gaji Rp 85.000 

Dengan gaji seadanya, Beti tinggal di rumah sederhana dengan alas tikar belahan bambu.

TRIBUNSTYLE.COM - Guru adalah pahlawan tanpa tanda jasa.

Kalimat ini sudah sering kita dengar dan kita tentu tahu alasannya.

 
Namun tak sedikit kasus tentang para guru ini yang membuat kita sedih.

Contoh sebuah kasus yang terjadi di Tangerang.

Dilansir dari Tribunnews, seorang guru honorer SDN Pondok Pucung 02 bernama Rusmini sempat menyuarakan dugaan pungli di sekolah tersebut.

Hanya Digaji Rp 85.000, Guru Honorer di Pedalaman Flores Tak Bisa Kabari keluarga Karena Terisolasi

Rusmini disebut berhasil membongkar dugaan praktek pungli iuran laboratorium komputer, infokus, dan buku pelajaran yang dibeli secara mandiri.

Namun sedihnya, investigasi yang dilakukan Rusmini ternyata justru membuatnya dipecat dari sekolahannya.

Kisah Rusmini menjadi satu dari kisah pilu yang sering menghampiri para guru honorer di Indonesia.

Salah satunya di pedalaman Flores.

Dikutip dari Kompas.com pada Rabu (10/7/2019), nasib beberapa guru honorer di SMPN 3 Waigete, Flores, NTT punya kisah pilu tersendiri.

Dihantui Rasa Bersalah, Pelaku Mutilasi Guru Honorer di Kediri Mengaku Tak Sengaja Bunuh Korban

Halaman
1234
Ikuti kami di
Editor: Ika Putri Bramasti
Sumber: GridHot.id
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved