Breaking News:

Bahaya Plastik Makin Mengintai Laut, Lebih Dari Seribu Hiu dan Pari Mati Terjerat Sampah

Dari 47 studi yang diterbitkan pada jurnal-jurnal ilmiah, para peneliti menemukan bahwa 16 famili yang mencakup 34 spesies berbeda, terkena dampak.

Tayang:
Martin Stelfox
Hewan laut terjerat alat pancing yang dibuang manusia. 

Bahaya plastik makin mengintai laut, lebih dari seribu hiu dan pari mati terjerat sampah!

TRIBUNSTYLE.COM - Menurut laporan terbaru yang dipublikasikan pada jurnal Endangered Species Research, ada lebih dari seribu hiu dan pari yang terjerat sampah plastik di laut.

Para peneliti menyebut masalah ini sebagai “ancaman kesejahteraan hewan”.

Untuk meninjau bagaimana hewan laut seperti hiu dan pari rentan terhadap jeratan sampah, para peneliti menganalisis data serta studi yang sudah ada.

Selain itu, mereka juga mengumpulkan laporan mengenai hewan laut yang terjerat sampah plastik melalui Twitter.

Hasilnya menunjukkan bahwa ada lebih dari seribu yang kerap terjerat.

Angka ini cukup tinggi mengingat studi hanya berfokus pada hiu dan pari.

Greenland Terancam Kehilangan Es Karena Pemanasan Global, Simak Perkiraan Perubahan di Tahun 2300!

“Salah satu contoh kasus adalah hiu mako sirip pendek yang terjerat tali pancing,” ujar Kristian Parton, pemimpin penelitian tersebut.

“Hiu terus tumbuh setelah terlilit tali pancing sehingga itu menembus kulit kemudain merusak tulang belakangnya,” imbuhnya.

Hiu yang terjerat tali pancing.
Daniel Cartamil / Hiu yang terjerat tali pancing.

Dari 47 studi yang diterbitkan pada jurnal-jurnal ilmiah, para peneliti menemukan bahwa 16 famili yang mencakup 34 spesies berbeda, terkena dampak limbah manusia.

Secara khusus, hampir 3/4 dari kasus-kasus tersebut, melibatkan “alat pancing yang dibuang, hilang, atau sengaja ditinggalkan di lingkungan laut.

Jaring, perangkap dan jenis alat pancing lainnya kerap menjerat induk maupun bayi hewan laut.

Satu dari sepuluh kejadian pasti melibatkan tali polipropilen yang biasa digunakan untuk mengikat produk.

Sampah lainnya meliputi kepingan plastik, kantung belanja, dan ban karet.

Sadar Pemanasan Global, Pemerintah 7 Kota ini Ubah Kotanya Jadi Ramah Lingkungan

Sepanjang penelitian, kasus terjeratnya hiu dan pari ini paling sering terjadi di Samudra Pasifik dan Atlantik, masing-masing sekitar 49% dan 46%.

Halaman 1/2
Tags:
TwitterKristian Parton
Rekomendasi untuk Anda

BERITA TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved