Gejala Awal Sakit Kepala Hebat di Pagi Hari, Begini Cara-cara Mendiagnosis Awal Penyakit Kanker Otak
Gejala awalnya yaitu dapat menyebabkan sakit kepala parah di pagi hari, mual, muntah, dan kejang yang memburuk.
Editor: Delta Lidina Putri
TRIBUNSTYLE.COM - Lama tak muncul di layar kaca, kini ada kabar terbaru dari komedian Agung Hercules.
Agung Hercules muncul dengan penampilan yang tak lagi gondrong dan tidak berotot.
Rambutnya dipangkas hampir habis dan massa otot dilengannya menyusut.
• Positif Mengidap Kanker Otak Stadium 4, Agung Hercules Tak Pernah Cerita ke Teman-Temannya
Melalui unggahan dalam akun Instagram-nya pada Minggu (16/6/2019), Agung Hercules nampak duduk di atas kasur rumah sakit dengan ditemani dua rekannya, Bedu dan Surya.
Penampilan Agung Hercules ini sangat berubah drastis dari yang sebelumnya terlihat kekar berotot dengan rambut gondrong.
Kini penyanyi yang identik sering membawa barbel itu nampak kurus dan yang sangat berbeda adalah rambutnya yang dicukur habis.
Ada apa dengan Agung Hercules si pria kekar dengan barbel itu?
Menurut sebuah komentar yang ditulis sang istri, Mira Rahayu dalam akun pribadinya menyebutkan bahwa sang suami mengidap kanker otak stadium 4.
• Bagaimana Agung Hercules dulu Bugar Berotot Kini Kena Kanker Otak Stadium 4? Waspadai Hal-hal Ini !
"@mariah_sundara aamiinn ya robbal aalamiin CA otak teh Glioblastoma stadium 4. Piduana nya teh...." tulis Mira.
Melansir American Brain Tumor Association, glioblastoma (juga disebut GBM) atau glioma adalah tumor ganas tingkat 4, di mana sebagian besar sel tumor bereproduksi dan membelah pada waktu tertentu.
Glioblastoma dapat terjadi pada semua usia, tetapi cenderung lebih sering terjadi pada orang dewasa yang lebih tua.
Gejala awalnya yaitu dapat menyebabkan sakit kepala parah di pagi hari, mual, muntah, dan kejang yang memburuk.
Kanker otak ini sebagian besar terdiri dari sel-sel astrositik abnormal, tetapi juga mengandung campuran dari berbagai jenis sel (termasuk pembuluh darah) dan area sel-sel mati (nekrosis).
Glioblastoma bersifat infiltratif dan menyerang daerah otak terdekat, tetapi kadang-kadang dapat menyebar ke sisi yang berlawanan dari otak.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/style/foto/bank/originals/stroke_20170206_100100.jpg)