Breaking News:

Tips & Tricks

Cara Menghilangkan Belang di Kulit karena Terbakar Sinar Matahari

Jika kulit terpapar terlalu berlebihan, kulit bisa terbakar dan akhirnya warnanya terlihat belang atau tidak rata dengan bagian kulit yang tertutup.

Editor: Archieva Nuzulia Prisyta Devi
Kolase/Unilad
Efek Berjemur Sambil Pakai Ripped Jeans 

Ada beberapa produk tabir surya yang mampu mengontrol kerusakan DNA.

Di dalamnya terkandung enzim fotoliase yang secara alami ada di kulit untuk memperbaiki kerusakan DNA tersebut.

Jika fotoliase bekerja dengan baik, kerusakan kulit karena paparan sinar matahari akan teratasi, bahkan mencegah sel kanker.

Selain itu, Tretinoin (turunan vitamin A seperti retinol) juga digunakan untuk memperbaiki kerusakan kulit akibat paparan sinar matahari berlebih.

"Kandungan ini cukup dikenal sebagai stimulator pembentukan kolagen baru pada kulit-kulit yang rusak karena sinar matahari."

Direktur Westside Mount Sinai Dermatology Faculty Practice di New York, Dr. Angela Lamb percaya pada kemungkinan pengembalian kulit belang ke warna semula.

Cara yang diyakininya adalah dengan menjauhi sinar matahari sejak awal alias pencegahan. Selain itu, penggunaan beberapa produk antioksidan dan retinol juga dianggap bisa memicu produksi kolagen.

Namun terkadang, kerusakan kulit tersebut terjadi setelah kulit terpapar matahari selama bertahun-tahun tanpa pelindung apapun. Kondisi itu membuat kerusakan kulit tidak bisa diperbaiki.

Jangan Ditutupi Pakai Make Up, Lakukan 7 Hal Ini Saat Kulitmu Terbakar Sinar Matahari

Mencegah dengan tabir surya

Tabir surya benar-benar merupakan produk yang bisa mencegah kerusakan kulit tersebut. 

Gunakan tabir surya dan hindari sinar matahari langsung pada waktu puncaknya, biasanya Pukul 10.00 hingga 16.00.

Menurut Solomon, melindungi kulit dari sinar matahari tidak hanya menghindarkan dari kerusakan di kemudian hari tapi juga menunjukkan perbaikan signifikan terhadap kerusakan kulit. Ini terlihat dari tekstur dan warna kulit.

Solomon merekomendasikan penggunaan tabir surya dengan spektrum yang luas, dengan SPF minimal 50 dan rutin melakukan pengaplikasian ulang setiap 80 menit sekali untuk hasil yang maksimal.

Ia juga merekomendasikan penggunaan perisai ultraviolet untuk kaca mobil jika kamu banyak berkendara.

Pola makan juga berpengaruh terhadap kondisi kulit.

Sumber: Kompas.com
Halaman 3/4
Tags:
sinar mataharibelang kulitDNAsinar ultravioletTribunStyle.com
Rekomendasi untuk Anda

BERITA TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved