Lebaran 2019

Puasa Syawal atau Puasa Ganti (Qadha) Lebih Dulu? Simak Penjelasan Ustaz Abdul Somad Berikut Ini!

Puasa Syawal atau puasa ganti (Qadha) terlebih dahulu? Simak penjelasan Ustaz Abdul Somad berikut ini.

Akan lebih baik jika dilakukan secara berturut selama enam hari mulai hari kedua Syawal.

Namun, jika merasa kesulitan, maka diperbolehkan tidak berurutan, asalkan berpuasa sebanyak enam hari dan masih di bulan Syawal.

Tanggal 1 bulan Syawal dimulai pada 6 Juni 2019 hingga 3 Juli 2019.

Setelah Putuskan Mualaf, 3 Selebriti Ini Rayakan Lebaran Untuk Pertama Kalinya di Tahun 2019

Yuk Ucapkan Selamat Lebaran Dengan 21 Pantun Ini, Bagikan Via WhatsApp, Instagram & Facebook Kamu

Tak Mudik Ke Kampung Halaman Anang Hermansyah, Ashanty Persiapkan Perjalanan ke Kanada

Lantas bagaimana dengan nasib kaum muslim yang harus mengganti karena masih punya hutang puasa di bulan Ramadhan?

Apakah harus mendahulukan puasa Syawal atau puasa ganti (Qadha) terlebih dahulu?

Untuk lebih jelasnya, simak penjelasan Ustaz Abdul Somad berikut ini.

Pria yang akrab dipanggil UAS ini menjelaskan bahwa puasa ganti diprioritaskan terlebih dahulu.

"Ibu-ibu yang kemarin punya hutang 7 hari, nanti selesai Ramadhan masuk bulan Syawal Qadha (puasa ganti) dulu 7 hari," jelasnya.

Setelah itu, baru mereka bisa menjalankan Syawal'>puasa Syawal.

"Nanti setelah puasa 7 hari baru puasa 6 (Puasa Syawal," imbuhnya.

Kendati demikian, UAS juga mengatakan orang tersebut bisa puasa ganti saja.

"Namun jika tidak bisa, ibu bisa puasa Qadha saja," ungkap UAS.

"Siapa yang puasa Qadha 6 hari di bulan Syawal, otomatis dapat pahala sunnah Syawal," imbuhnya.

Halaman
123
Ikuti kami di
Penulis: Irsan Yamananda
Editor: Mohammad Rifan Aditya
Sumber: TribunStyle.com
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved