Lebaran 2019
Selain Mandi, Ini 7 Anjuran Rasullulah SAW Ketika Hari Raya Idul Fitri Tiba
Inilah 7 anjuran Rasullulah SAW di Hari Raya Idul Fitri selain mandi sunah.
Penulis: Listusista Anggeng Rasmi
Editor: Amirul Muttaqin
TRIBUNSTYLE.COM - Inilah 7 anjuran Rasullulah SAW di Hari Raya Idul Fitri selain mandi.
Mandi atau mensucikan diri menjadi salah satu yang disunahkan Nabi sebelum melaksanakan salat Idul Fitri.
Selain mandi, terdapat beberapa anjuran lainnya yang baik dilakukan ketika Hari Raya Idul Fitri tiba.
Jelang perayaan Hari Raya Idul Fitri 2019 penting untuk mengetahui anjuran Rasulullah yang baik dilakukan jelang pelaksanaan salat Idul Fitri 1440 H.
Apa saja anjuran Rasulullah SAW ketika Hari Raya Idul Fitri Tiba?
• Resep Bumbu Opor Ayam & Rendang Daging Sapi Spesial Lebaran Beserta Cara Membuatnya, Praktis!
• Bagaimana Jika Terlambat / Tertinggal Satu Rakaat Sholat Idul Fitri? Ini Cara Menyempurnakannya
• Bolehkah Sholat Idul Fitri Sendirian / Tidak Berjamaah? Ini Penjelasannya
• Jangan Lupa Mandi Sunah Sebelum Melaksanakan Sholat Idul Fitri 1440 H / 2019, Ini Bacaan Niatnya
• Bolehkah Mandi Sunah Idul Fitri Waktu Malam Hari Menjelang Lebaran? Ini Penjelasannya
Dirangkum TribunStyle.com dari berbagai sumber, berikut 7 anjuran Rasullulah SAW di Hari Raya Idul Fitri selain mandi :
1. Memakai Pakaian Terbaik dan Wewangian
Pakaian terbaik tidak harus selalu pakaian yang baru.
Tetapi, merupakan pakaian yang layak untuk digunakan beribadah pada Allah SWT.
Tak hanya itu, Nabi juga menganjurkan memakai wewangian.
"Dari Ali bin Abi Thalib Radhiallahu ‘Anhu, bahwa: Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam memerintahkan kami pada dua hari raya untuk memakai pakaian terbaik yang kami punya, dan memakai wangi-wangian yang terbaik yang kami punya, dan berkurban dengan hewan yang paling mahal yang kami punya." (HR. Al Hakim dalam Al Mustadrak)
2. Makan sebelum menunaikan sholat Idul Fitri
Sebelum melaksanakan sholat Idul Fitri disunnahkan untuk makan sebelum keluar rumah dikarenakan adanya larangan berpuasa pada hari tersebut dan sebagai pertanda pula bahwa hari tersebut tidak lagi berpuasa.
Ibnu Hajar rahimahullah dalam Al-Fath (2: 446) menyatakan bahwa diperintahkan makan sebelum sholat Idul Fithri adalah supaya tidak disangka lagi ada tambahan puasa.
Juga maksudnya adalah dalam rangka bersegera melakukan perintah Allah.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/style/foto/bank/originals/salat-idul-fitri_20170625_200449.jpg)