Dilarang Pakai Google Play Store, Huawei Akan Gunakan Aplikasi Pengganti Ini
Simak, Dilarang memakai Google Play Store oleh pemerintah Amerikas Serikat, Huawei akan gunakan aplikasi pengganti bernama Aptoide.
Penulis: Dhimas Yanuar Nur Rochmat
Editor: Dimas Setiawan Hutomo
Simak, Dilarang memakai Google Play Store oleh pemerintah Amerikas Serikat, Huawei akan gunakan aplikasi pengganti bernama Aptoide.
TRIBUNSTYLE.COM - Dalam beberapa hari terakhir, Huawei berada dalam situasi yang kurang mengenakkan dengan Pemerintah AS.
Hasil dari larangan total Huawei telah menyebabkan banyak perusahaan dari Amerika memutuskan hubungan dan kemitraan dengan pembuat ponsel pintar dari Tiongkok ini.
Tidak hanya lisensi Android, Huawei dicabut untuk update perangkat di masa depan.
Ditarik program Android Q beta dan ARM juga akan dirasakan Huawei.
• Resmi Diluncurkan, Spesifikasi & Harga Huawei Honor 20 Pro, Lebih Murah, Spek Setara OnePlus 7 Pro
• Penggunaan Google Android Di Ponsel Merek Huawei Dihentikan, Huawei Siapkan Hongmeng OS
• Google Masih Akan Lanjutkan Servis Google Play Store di Ponsel Huawei Yang Sudah Dirilis
Beberapa desain chipset yang dimiliki ARM juga tidak akan bisa dipakai desainnya oleh Huawei.
Desain chipset ARM digunakan dalam prosesor Kirin milik Huawei demi mematuhi kebijakan baru AS.
Meskipun AS menunda larangan peraturan penggunaan selama 90 hari kedepan, Huawei sudah memikirkan rencana cadangan.
Dan jika larangan itu mulai berlaku, Huawei dilaporkan telah meminta pengembang aplikasi app store semacam Google Play Store untuk disematkan dalam ponsel Huawei.
Meski Huawei juga memilik Galeri Aplikasi sendiri bernama App Store yang serupa dengan Galaxy Apps Store di ponsel Samsung.
Ini adalah rencana cadangan langsung dari Huawei karena banyak telepon Huawei dan Honor yang sudah dilengkapi dengan Galeri Aplikasi yang sudah diinstal sebelumnya.
Dikutip dari GSM Arena, outlet media Portugis melaporkan bahwa Aptoide, sebuah alternatif sumber aplikasi terbuka selain Google Play Store dengan lebih dari 900.000 aplikasi dan lebih dari 100 juta pengguna sedang bernegosiasi dengan Huawei untuk mengembangkan alternatif yang layak.
Bagian dari larangan Huawei adalah bahwa lisensi Android Huawei dari Google dicabut.
Dan berarti Huawei perlu menggunakan AOSP milik sendiri untuk Android dan hal ini akan dilakukan Huawei jika mereka tidak akan diizinkan untuk mengirim perangkat mereka dengan Layanan Google Play.
Meski lisensi Android Huawei tetap utuh selama penundaan 90 hari kedepan.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/style/foto/bank/originals/penggunaan-google-android-di-ponsel-merek-huawei-dihentikan-huawei-siapkan-os-baru-hongmeng-os.jpg)