Ramadhan 2019
Inilah Cara Rasulullah SAW Memperingati Malam Nuzulul Quran pada 17 Ramadhan & Doa yang Dipanjatkan
Inilah cara Rasulullah SAW dalam memperingati malam Nuzulul Quran / malam pertama kali diturunkannya Al Quran pada 17 Ramadhan & doa yang dipanjatkan.
Penulis: Listusista Anggeng Rasmi
Editor: Amirul Muttaqin
“Pada suatu malam di bulan Ramadhan, aku shalat bersama Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam di dalam bilik yang terbuat dari pelepah kurma. Beliau memulai shalatnya dengan membaca takbir, selanjutnya beliau membaca doa:
الله أكبر ذُو الجَبَرُوت وَالْمَلَكُوتِ ، وَذُو الكِبْرِيَاءِ وَالْعَظَمَةِ
Selanjutnya beliau mulai membaca surat Al Baqarah, sayapun mengira bahwa beliau akan berhenti pada ayat ke-100, ternyata beliau terus membaca. Sayapun kembali mengira: beliau akan berhenti pada ayat ke-200, ternyata beliau terus membaca hingga akhir Al Baqarah, dan terus menyambungnya dengan surat Ali Imran hingga akhir. Kemudian beliau menyambungnya lagi dengan surat An Nisa’ hingga akhir surat. Setiap kali beliau melewati ayat yang mengandung hal-hal yang menakutkan, beliau berhenti sejenak untuk berdoa memohon perlindungan. …. Sejak usai dari shalat Isya’ pada awal malam hingga akhir malam, di saat Bilal memberi tahu beliau bahwa waktu shalat subuh telah tiba beliau hanya shalat empat rakaat.” (Riwayat Ahmad, dan Al Hakim)
Rasulullah SAW memperingati Nuzulul Quran pada bulan Ramadhan dengan membaca Al Quran dengan penuh penghayatan akan maknanya.
• Amalan-amalan Malam Nuzulul Quran Rabu 22 Mei 2019 17 Ramadhan 1440 H Sesuai Anjuran Rasulullah SAW
• Selain Diturunkan Al Quran / Nuzulul Quran, Ini 3 Peristiwa Penting 17 Ramadhan dalam Sejarah Islam
• Perbedaan Nuzulul Quran 17 Ramadhan & Lailatul Qadar,Simak Penjelasan Lengkap Kapan Turunnya Alquran
Doa Malam Nuzulul Quran
Memperingati malam Nuzulul Quran bisa dilakukan dengan membaca Al Quran, memperbanyak dzikir, mengerjakan sholat sunnah malam melengkapi sholat wajib, dan berdoa kepada Allah.
Berikut doa yang bisa diamalkan ketika malam Nuzulul Quran :
اَللهُم اغْفِرَلِيْ وَلِوَالِدَى ورْحَمْهُمَا كَمَارَبيَانِيْ صَغِيْرًا
Allahummaghfir lii wa liwaalidayya warhamhuma kamaa rabbayanii shaghiraa
Artinya: "Ya Allah, ampunilah aku dan kedua orangtuaku, dan sayangilah keduanya sebagaimana keduanya menyayangi aku di waktu kecil."
Doa di atas bisa diamalkan saat memperingati atau melewati malam Nuzulul Quran karena doa di atas mempunyai maksud untuk memohon dan meminta ampunan kepada Allah SWT atas semua kesalahan (dosa) diri kita sendiri maupun kedua orangtua kita.
Bisa juga membaca doa berikut :
اللَّهُمَّ إِنَّكَ عَفُوٌّ تُحِبُّ العَفْوَ فَاعْفُ عَنِّي
Allahumma Innaka ‘Afuwwun Kariim Tukhibbul Afwa Fa’fu ‘Anni
Artinya: "Ya Allah, sesungguhnya engkau Maha pemaaf lagi Maha Mulia, Engkau menyukai ampunan maka ampunilah aku."
Bacaan doa diatas merupakan doa yang disabda kan oleh Nabi Muhammad SAW ketika ditanya oleh istrinya, Siti Aisyah perihal doa yang paling baik saat mendapatkan malam Lailatul Qadar.
(TribunStyle/Listusista)
Yuk Subscribe YouTube TribunStyle :
Like Facebook TribunStyle :
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/style/foto/bank/originals/malam-nuzulul-quran-nabi-muhammad-saw.jpg)