Kenapa Dianjurkan Makan Makanan Manis untuk Berbuka Puasa? Yuk Simak Penjelasannya

Ini alasan kenapa kamu dianjurkan makan makanan manis saat berbuka puasa.

Kenapa Dianjurkan Makan Makanan Manis untuk Berbuka Puasa? Yuk Simak Penjelasannya
Paling Seru
Kurma 

Namun, kebanyakan makanan manis, seperti teh manis atau pisang goreng, tidak memiliki gizi yang cukup untuk menggantikan nutrisi yang hilang selama seharian beraktivitas.

Makanan manis ini justru bisa menurunkan gula darah dengan sangat drastis setelah makan. Akibatnya, kita merasa lemas dan ngantuk setelah buka puasa.

Lalu, apa tidak boleh makan makanan manis yang mengandung gula?

Idealnya, menu berbuka puasa sebaiknya memang yang manis untuk mengembalikan energi.

Namun dilansir dari British Nutrition Foundation, sebaiknya kita tidak mengonsumsi banyak makanan atau minuman manis dengan gula tambahan.

Selalu Jadi Favorit Takjil Buka Puasa, Ini 5 Resep Kreasi Kolak Biar Nggak Bosen

Selain bisa bikin gula darah merosot drastis, asupan kalori dan gula yang terlalu banyak bisa membuat berat badan malah naik meski sedang berpuasa.

Lebih baik pilih makanan manis alami yang juga mengandung serat dan bernutrisi tinggi, seperti:

  • Jus buah atau smoothies
  • Kurma
  • Es buah tanpa pemanis tambahan
  • Buah segar, buah kering, atau buah yang dibekukan, misalnya pisang beku salut cokelat.
Ilustrasi smoothies buah dan sayuran.
Ilustrasi smoothies buah dan sayuran. (Foxys_forest_manufacture)

Satu butir kurma ukuran sedang, misalnya, mengandung sekitar 23 kalori, 6,2 gram karbohidrat dengan 5,3 gram gula dan 0,7 gram serat.

Jika dibandingkan dengan segelas teh manis hangat, kandungan gulanya bisa lebih tinggi lagi, tergantung dari berapa banyak takaran yang kita pakai.

Halaman
123
Ikuti kami di
Editor: Archieva Nuzulia Prisyta Devi
Sumber: Kompas.com
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved