Megalomania atau Gangguan Kepribadian Narsistik, Membuat Seseorang Menganggap Dirinya Penting

Megalomania atau gangguan kepribadian narsistik merupakan sebuah penyakit mental.

Megalomania atau Gangguan Kepribadian Narsistik, Membuat Seseorang Menganggap Dirinya Penting
http://gazettereview.com
Ilustrasi 

TRIBUNSTYLE.COM - Megalomania merupakan sebuah penyakit mental.

Dilansir dari Wikipedia pada Jumat (19/4/2019), megalomania diambil dari bahasa Yunani, yang berarti 'obsesi besar'.

Orang dengan penyakit mental megalomania memiliki fantasi khayalan bahwa mereka lebih relevan (penting) atau kuat daripada yang sebenarnya.

6 Cara Menangkal Stres Saat Jagoanmu Kalah di Pemilu 2019, Peran Keluarga Penting!

Mereka pun begitu menjunjung tinggi harga diri serta melebih-lebihkan kekuatan dan kepercayaan mereka.

Sekarang ini, kata "megalomania" tidak lagi digunakan dalam bidang kesehatan mental, dan tidak disebutkan dalam Manual Diagnostik dan Statistik Gangguan Mental (DSM) atau International Classification of Diseases (ICD).

Sebaliknya, kondisi ini sekarang disebut gangguan kepribadian narsistik.

Dikutip GridHot.ID dari Kompas.com, narsistik adalah gangguan kepribadian di mana seseorang menganggap dirinya sangatlah penting dan memiliki kebutuhan untuk sangat dikagumi. 

Orang dengan kepribadian narsistik tidak hanya ekstra percaya diri, namun juga tidak menghargai perasaan atau ide-ide dan mengabaikan kebutuhan orang lain.

Sebutan itu muncul dari nama Dewa Yunani, Narcissus.

Konon, dia yang sangat jatuh cinta pada wajahnya, jatuh ke kolam saat sedang berkaca di permukaan air

Halaman
123
Ikuti kami di
Editor: Archieva Nuzulia Prisyta Devi
Sumber: GridHot.id
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved