Waspada! Konsumsi Micin Terlalu Banyak Dapat menjadi Penyebab Otak Lemot Hingga Berujung Kematian
Inilah dampak yang ditimbulkan jika menggunakan micin secara berlebihan, butuh penjelasannya? simak ulasannya berikut ini.
Penulis: Octavia Monalisa
Editor: Melia Istighfaroh
TRIBUNSTYLE.COM - Sesuatu yang berlebihan itu tidak baik, termasuk terlalu banyak mengkonsumsi micin.
Micin atau MSG dikenal juga dengan istilah Mononatrium glutaman atau Monosodium glutamat.
Keberadaan micin atau MSG ini sendiri digunakan sebagai penguat cita rasa pada masakan.
Rasa gurih dan lezat yang ada pada masakan merupakan hasil dari penggunaan micimn atau MSG.
• 5 Bahan Penyedap Makanan Penggantin Micin, Lebih Sehat dan Tak Kalah Nikmat
Namun banyak mitos yang mengatakan bahwa micin tau MSG ini dapat menyebabkan otak menjadi lemot.
Benarkah mitos tersebut?
Mengutip laman hellosehat dari Grid.ID, Dr Ivena menjelaskan bahwa kandungan yang ada dalam asam glutamat pada micin membuat makanan menjadi lebih lezat.
• Kelakuan Generasi Micin Tak Peduli Pada Ibu Hamil & Duduk Di Kursi Prioritas ini Buat Netter Geram!
"Selama ini kebanyakan efek samping yang dilaporkan setelah mengonsumsi makanan yang mengandung MSG memang terjadi pada sistem saraf di otak. Karena itu, MSG secara tidak langsung bisa membuat seseorang jadi ‘lemot’," tulisnya
"Lemot" atau lemah otak adalah istilah yang dipilih dr Ivena untuk menggambarkan penurunan fungsi kognitif otak.
Fungsi kognitif otak antara lain berpikir logis, mengambil keputusan, merekam informasi ke dalam ingatan, menyelesaikan masalah, dan menjaga konsentrasi.
Tak hanya itu, Dr Ivena juga menjelaskan adanya hubungan penyedap rasa atau micin tersebut dengan kemampuan otak manusia.
Dalam kesempatan ini Dr Ivena menerangkan bahwa otak memiliki banyak saraf yang bertugas untuk menerrima rangsangan.
Rasangan dalam hal ini sering disebut dengan istilah reseptor.
• Takut Bahaya Efek Samping Micin? Ganti Segera dengan Kaldu Tulang, Begini Cara Membuatnya!
"Nah, glutamat dalam penyedap rasa punya banyak reseptor yang ada di hipotalamus. Karena itu, efek kebanyakan glutamat di otak bisa membahayakan.
Reseptor-reseptor dalam otak jadi terangsang secara berlebihan akibat kadar glutamat yang tinggi.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/style/foto/bank/originals/micin-1.jpg)