10 Mitos Kanker Payudara yang Jangan Langsung Dipercaya, dari Benjolan Hingga Pemakaian Deodoran

Jangan hanya mengetahui fakta tentang kanker payudara, tetapi Anda juga harus mengetahui apa yang sebenarnya bukan fakta.

10 Mitos Kanker Payudara yang Jangan Langsung Dipercaya, dari Benjolan Hingga Pemakaian Deodoran
huffingtonpost.co.uk
Ilustrasi 

Dan sekitar 1 dari 3000 wanita hamil menderita kanker payudara.

Ilustrasi
Ilustrasi (Pulse Headlines)

6. Deodoran menyebabkan kanker payudara.

Sebagian besar kanker payudara berkembang di bagian atas payudara yang dekat dengan ketiak.

Hal ini membuat sebagian orang mempercayai bahwa deodoran memancing kanker payudara.

Menurut American Cancer Society, mitos ini berasal dari tulisan yang mengklaim zat penyebab kanker dalam deodoran diserap ke dalam kulit, menyebabkan racun penyebab kanker.

Para peneliti telah menghilangkan prasangka ini dalam sejumlah penelitian, sehingga Anda dapat menggunakan deodoran dengan tenang.

7. Mengenakan bra menyebabkan kanker payudara

Tidak ada bukti biologis tentang hubungan antara mengenakan bra (khususnya bra underwire) dengan peningkatan risiko kanker payudara.

Sebuah studi yang diterbitkan di Cancer Epidemiology Biomarkers & Prevention, mempelajari lebih dari 1.500 wanita tidak menemukan hubungan antara mengenakan bra dengan peningkatan risiko kanker payudara.

ilustrasi bra
ilustrasi bra (grinvalds - Kompas.com)

8. Hanya sisi ibu Anda dari keluarga yang menentukan risiko

Ini adalah kesalahan persepsi yang umum.

Anda harus melihat kedua sisi silsilah keluarga ketika menilai risiko terkena kanker payudara.

Meskipun ke tingkat pertama (seorang ibu, saudara perempuan, atau anak perempuan) menjadi utama dalam menilai tingkat risiko kanker payudara, namun Dr. Runowicz mengatakan Anda juga perlu menganalisis saudara dan ibu ayah Anda.

Hal yang terbaik adalah tetaplah berkomunikasi dengan dokter untuk melihat resiko kanker.

9. Pemeriksaan mandiri jangan hanya berfokus pada benjolan

Benjolan bukan satu-satunya pada payudara Anda yang harus diwaspadai.

Selain benjolan, bentuk, ukuran, penampilan payudara Anda juga perlu diwaspadai.

Dalam kunjungan dokter, biasanya dilihat dari area payudara terasa lebih kencang atau lebih tebal, lebih besar, pori-pori lebih terlihat di satu tempat di kulit Anda.

Atau juga Anda menemukan kerutan kulit, pembalikan puting susu di arah ke dalam, atau keluarnya cairan berdarah.

Perlu di ingat, ada pula gejala yang menunjukkan payudara memiliki bercak mirip ruam, membengkak baik di satu tempat atau di seluruh payudara, atau suhu payudara yang tidak normal.

10. Jika Anda menderita kanker di satu payudara, Anda mungkin akan mendapatkannya di payudara lain

Kemungkinan jika Anda menderita kanker di satu payudara, tidak selalu payudara lain juga terkena.

Risikonya hanya sekitar 5 persen bahwa mereka akan terkena kanker di payudara lain.

Saat gen memiliki riwayat kanker, 40 persen lebih tinggi dalam kanker ini.

Hal ini karena pembawa mutasi gen lebih cenderung terkena kanker payudara.

(TribunWow.com/Roifah Dzatu Azmah)

Artikel ini telah tayang di Tribunwow.com dengan judul 10 Mitos Kanker Payudara yang Jangan Langsung Dipercaya, Keturunan hingga Pemakaian Deodoran, 

Subscribe kanal YouTube dan Like fanpage Facebook TribunStyle.com berikut ini:

Ikuti kami di
Editor: Ika Putri Bramasti
Sumber: TribunWow.com
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved