Bikin Sakit Hati, Ini 5 Kebohongan Paling Mengena Perasaan Seseorang
Ada kebohongan yang sebaiknya nggak dilakuin, bisa bikin sakit hati soalnya.
Editor: Archieva Nuzulia Prisyta Devi
TRIBUNSTYLE.COM – Definisi sakit hati adalah saat seseorang tahu kebenaran yang sesungguhnya menyusul setelah kebenaran pertama disampaikan alias lo kena bohong, itu jleb, banget Sob!
Nah, dalam kenyataan hidup ini, ada bohong-bohong yang masih bisa ditoleransi akal dan perasaan.
Bohong level rendah namanya. Misal, dibohongin teman dekat, anggota keluarga, atau seseorang yang lo kagumi.
• 5 Zodiak yang Paling Jago Bohong, Ada yang Bohong Demi Kebaikan dan Agar Kerjaannya Cepat Kelar!
Bohongnya masih ringan, seperti ngaku suka naik sepeda, kenyataanya sepeda motor cc rendah.
Termasuk bohong ringan sih, tapi tetap aja bohong.
Reaksi pada level ini, pas lo tahu udah dibohongi, mungkin lo cuma mengangguk tanda mengerti betapa menyakitkannya kena bohong mereka. “Oh gitu!”
Ada pepatah lama juga bilang begini "kebenaran itu menyakitkan, bro!" makanya ada sebagian orang yang baru kena tipu oleh seseorang yang mereka kenal atau cintai misalnya sampai berharap seperti ini, “kenapa gue nggak dibohongin sedikit lebih lama, sih?” katanya biar rasa sakit itu nggak cepet-cepet banget nyampe ke hati dan bikin sesak nafas.
Padahal, semakin lama dusta itu ditutup-tutupi, baunya bakal semakin busuk dan malah bikin nggak enak banget.
Apalagi, bohong yang dilakukan udah diambang batas kewajaran. Kamu bisa dicap orang paling kejam, tuh! Nih level kekejaman dari berbohong!
- Bohong ke Diri Sendiri, kejam tapi yang ngerasain efeknya bukan orang lain
Jelas banget, suatu waktu lo bercermin dan bikin pertanyaan buat diri sendiri.
“Sebenarnya gue bisa menang di lomba e-sport kemarin, gimana menurut lo?” tanya ke diri sendinri.
“Bisa-lah! Bisa menang, cuma emang lawan lo aja yang terlalu kuat, sementara lo terlalu tampan, men!” kata suara hati.
Membohongi diri sendiri, walau kecil kalo terus menerus dilakukan, kita akan semakin berjalan ke arah yang salah, ke arah yang sebenarnya kita tidak percayai. Kenapa nggak jujur sejak awal aja?
“Bisa menang, kalo lo latihan lagi. Mungkin berguru sama tim e-sport Joss No Lemot misal!” intinya jujur ke diri sendiri tidak lebih kejam dari bohong ke diri lo sendiri.
• 6 Sikap ini Bisa Jadi Sinyal Doi Sedang Berbohong Padamu, Yuk Coba Perhatikan!
- Kebohongan prososial, nggak kejam sama sekali sih tapi…
Kebohongan prososial, adalah jenis yang berbeda sama sekali.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/style/foto/bank/originals/bohong_20170403_101625.jpg)