Mom & Baby
3 Cara Mudah Mendiamkan Bayi yang Menangis Terus, Dimulai Cari Tahu Penyebab, dan Ketemu Solusinya
Bayi menangis terus menandakan mereka sedang merasakan hal tertentu, kenalilah 3 penyebab dan solusinya, berikut ulasannya.
Penulis: Octavia Monalisa
Editor: Desi Kris
TRIBUNSTYLE.COM - Bayi menangis terus menandakan mereka sedang merasakan hal tertentu, kenalilah 3 penyebab dan solusinya, berikut ulasannya.
Bagi pasangan suami istri yang baru dikaruniai buah hati, pasti akan selalu mendengar tangisan dari si bayi.
Menangis adalah cara bayi untuk menyampaikan apa yang sedang mereka rasakan
Namun terkadang tangisan bayi akan menjadi sulit untuk didiamkan.
• Hebat! Dokter Ini Tunjukan Cara Mudah Tenangkan Bayi Menangis Dalam Hitungan Detik
Orangtua menjadi sangat bingung ketika sudah melakukan berbagai cara, namun bayi tetap menangis.
Namun, jangan kuatir berikut rangkuman TribunStyle.com, tentang 3 penyebab dan solusi untuk mendiamkan bayi yang menangis dengan mudah.
1. Faktor Pakaian
Bayi akan menangis apabila mereka merasa tidak nyaman dengan pakaian yang dikenakan.
Bayi sangat suka jika dibedong, mereka akan merasa nyaman jika berada di suhu yang hangat.
Mereka akan mulai menangis ketika merasa gerah atau tidak nyaman
• Bayi 4 Bulan Meninggal Dunia Lantaran 9 Hari Tak Ganti Popok, Bahkan Muncul Banyak Belatung!
Di samping hal pakaian, bayi anda menangis juga dikarenakan ingin segera diganti popoknya.
Setelah bayi buang air kecil atau buang air besar , mereka akan menangis, hal ini sangat membuat mereka tidak nyaman.
Solusinya adalah orang tua harus secara rutin untuk mengecek dan mengganti kain atau popok yang dikenakan pada sang bayi.
• Wow! Dokter Ini Tunjukkan Cara Menenangkan Bayi Menangis Hanya Dalam Hitungan Detik, Simple Banget!
Hal ini dilakukan agar sirkulasi udara dalam tubuh bayi yang terbungkus dengan kain tetap aman.
Hal ini terlihat sepele, namun jika tidak diperhatikan maka akan membuat bayi iritasi.
Dan hal itu akan mengganggu aktivitas bayi, bahkan sangat menyiksa mereka.
B. Faktor Lapar
Faktor lapar adalah hal umum penyebab bayi menangis.
Bayi yang baru saja lahir memiliki kapasitas perut yang kecil, sehingga belum dapat menampung banyak makanan.
Oleh karena itu bayi akan cepat merasa lapar.
• Menakjubkan! Bapak Ganteng Ini Tak Hanya Jago Hentikan Tangis Bayi, Juga Sekaligus Membuatnya Tidur
Tanda-tanda bayi yang menangis karena lapar biasanya tangisannya pendek dan hanya berdurasi beberapa detik, namun jika tidak segera direspon tangisannya akan makin keras.
Untuk meredakan tangisan mereka, orangtua dapat segera memberikannya ASI, baik secara langsung ataupun ASI yang sudah disiapkan di dalam botol.
• Tak Disangka! Perhiasan Indah Ini Ternyata Dibuat dari Air Susu Ibu Loh, Lihat Hasilnya!
Untuk bayi yang mengkonsumsi susu formula, anda dapat memberikan susu formula dengan jarak 2 jam setelah menyusu terakhir.
Namun tetap pahami kebutuhan asupan susu pada bayi anda, karena setiap bayi memiliki kebutuhan yang berbeda-beda.
3. Faktor Bayi Sedang Sakit
Saat merasakan sakit bayi juga akan menangis.
Sakit pada bayi ini dapat terjadi karena beberapa hal seperti, demam bahkan saat akan tumbuh gigi.
Umumnya seminggu sebelum giginya tubuh, bayi akan merasa gelisah dan rewel.
• Benarkah Kerokan Dengan Bawang Merah Bisa Redakan Demam? Ini Penjelasannya
Sebagai orangtua anda perlu memastikan bagaimana suhu tubuh sang bayi.
Anda dapat menggunakan termometer untuk mengetahui tingkat suhu tubuhnya.
Jangan sampai anda terlambat mengetahuinya ya, karena dapat berakibat fatal.
• Pertolongan Pertama Saat Anak Demam, untuk Bayi, Balita dan Anak Dewasa
Selain itu anda perlu memeriksa secara keseluruhan tubuh si bayi, cek mulai dari dalam mulut hingga fisik luarnya.
Pastikan tidak ada luka atau apapun itu.
Hal selebihnya yang harus anda lakukan adalah dengan menggendongnya, berikan sentuhan hangat agar mereka merasa aman dan nyaman. (TribunStyle/Octavia Monalisa)
Follow Facebook TribunStyle :
Subscribe channel YouTube TribunStyle :
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/style/foto/bank/originals/bayi-menangis.jpg)