Dahlan Dahi Direktur Tribunnews.com Kritisi Regulasi Media Massa di Depan Menteri dan Dewan Pers

ahlan Dahi mengeritik beberapa regulasi pemerintah yang dinilai tak adil terhadap media massa di Indonesia.

Dahlan Dahi Direktur Tribunnews.com Kritisi Regulasi Media Massa di Depan Menteri dan Dewan Pers
Tribun Bali/ Maha Yasa
Dahlan Dahi 

TRIBUNSTYLE.COM - Director and Editor in Chief Tribunnews.com Dahlan Dahi mengeritik beberapa regulasi pemerintah yang dinilai tak adil terhadap media massa di Indonesia.

Salah satu contohnya adalah banyak regulasi yang sangat membatasi masyarakat beriklan politik di media massa lokal.

Sementara regulasi pemerintah tak melarang atau mengatur iklan politik di Google, Facebook dan perusahaan agregator lainnya.

Dahlan menyampaikan hal itu saat menjadi pembicara pada Konvensi Nasional Media Massa di Hotel Sheraton, Surabaya, Jawa Timur, Jumat (8/2/2019).

Ahmad Dhani Dipastikan Batal Huni Rutan Medaeng Surabaya, Ini Alasannya

Akhirnya, kata Dahlan yang juga VP Entertainment News Kompas Gramedia (KG Media), banyak orang dan perusahaan beralih beriklan di Google dan Facebook.

Padahal media lokal justru bayar pajak dari setiap transaksi iklan dan gaji para karyawannya.

"Sedangkan Google dan Facebook serta rekannya apakah juga bayar pajak di Indonesia? Apakah ini adil?" papar Dahlan disambut aplaus dari hadiri.

Tak Kalah Dengan Perayaan Imlek di Kota Surabaya, Solo Miliki Kemeriahan Berbeda dengan Kota Lainnya

Acara ini mengangkat tema Media Massa di Tengah Terpaan: Winner Takes All Market.

Digelar dalam rangka Hari Pers Nasional (HPN) 2019 yang tahun ini dipusatkan di Kota Pahlawan.

Selain mengeritik regulasi terhadap media massa, Dahlan juga memaparkan sejumlah tantangan media massa, baik berplatform print maupun media online.

Halaman
12
Ikuti kami di
Editor: Ika Putri Bramasti
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved