Jelang Kebebasannya, Ahok Tulis Pesan untuk Para Pendukung, Satu Permintaannya ini Jadi Perhatian
Jelang kebebasannya, Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok tulis pesan untuk para pendukungnya, permintaannya akan satu hal ini curi perhatian
Penulis: Tisa Ajeng
Editor: Amirul Muttaqin
TRIBUNSTYLE.COM - Jelang kebebasannya, Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok tulis pesan untuk para pendukungnya, permintaannya akan satu hal ini curi perhatian.
Pasca kabar perceraiannya, banyak orang yang penasaran pada kelanjutan dari kisah hidup mantan Gubernur DKI Jakarta ini.
Seperti yang diketahui, pria yang kerap disapa Ahok ini akan bebas dalam waktu 6 hari lagi.
• Jelang Bebas 24 Januari 2019, Ahok Menebar Pesan Cinta Buat Ahokers Maupun Pembencinya Sekaligus
Pria kelahiran Belitung Timur, Bangka Belitung pada 1966 itu akan segera menghirup udara kebebasan setelah melewati masa tahanan.
Ahok sendiri selama ini mendekam di balik tahanan Mako Brimob pasca tersandung kasus penistaan agama.
Dalam rangka merasakan kebebasannya yang akan dirasakan dalam hitungan hari, pria bernama lengkap Basuki Tjahaja Purnama itu menuliskan pesan melalui sebuah surat.
Di surat yang ia tulis sendiri itu, Ahok banyak mengungkap berbagai hal terkait kehidupannya sekarang dan rencana hidupnya ke depan.
Surat tersebut diunggah oleh admin ke akun Instagram resmi milik Ahok @basukibtp.
• Trailer Film Dilan 1991 Rilis, Ini 5 Gombalan yang Bikin Baper, Aku Cuma Mencintai Milea
Dalam surat tulisan tangan tersebut, Ahok meminta kepada para pendukungnya untuk tidak memberikan sambutan.
Seperti yang diketahui, Ahok menjalani hukuman dua tahun penjara sebagai terpidana kasus penodaan agama sejak 9 Mei 2017.
Ia akan bebas pada Kamis pekan depan setelah mendapatkan remisi total 3 bulan 15 hari.
Saat hari pembebasannya nanti, Ahok akan dipindahkan dulu dari Rutan Mako Brimob ke Lapas Klas 1 Cipinang, Jakarta Timur.
Melalui surat yang ditulisnya, Ahok meminta seluruh pendukungnya tidak menyambut dia saat bebas dari penjara.
Rupanya keinginan tersebut lantaran Ahok tak ingin penyambutan dari para pendukungnya di Rutan Mako Brimob atau di Lapas Klas 1 Cipinang mengganggu aktivitas warga yang bekerja pada hari itu.
"Saya mendengar ada yang mau menyambut hari kebebasan saya di Mako Brimob. Bahkan ada yang mau menginap di depan Mako Brimob, saya bebas tanggal 24 Januari 2019, adalah hari Kamis, hari orang-orang bekerja, jalan di depan Mako Brimob dan di depan Lapas Cipinang adalah jalan satu-satunya bagi saudara-saudara kita yang mau mencari nafkah. Saya sarankan demi untuk kebaikan dan ketertiban umum bersama, dan untuk menolong saya, sebaiknya saudara-saudara tidak melakukan penyambutan apalagi menginap," tulisnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/style/foto/bank/originals/basuki-tjahaja-purnama-minta-dipanggil-btp.jpg)