Tahun Kelulusan Jokowi di SMAN 6 Surakarta Diperdebatkan, Komentar Gibran Rakabuming Jadi Sorotan
Tahun kelulusan Jokowi di SMAN 6 Surakarta diperdebatkan, jawaban dari Gibran Rakabuming ikut jadi sorotan. Apa yang terjadi?
Penulis: Anggra Prasasti
Editor: Mohammad Rifan Aditya
Di antara komentar pada netizen, sosok putra sulung Jokowi, Gibran Rakabuming ikut memberi tanggapan.
Melalui akun Twitter @Chilli_Pari, Gibran meminta agar netizen menyudahi perdebatan.
"Sudah sudah," tulisnya.
Balasan santai dari Gibran ini ikut dibanjiri komentar warganet.
@flarius_Tangga: "Mas yang satu ini bijaksana sekali.."
@bedjonov: "Hurung yo mas.. kok sudah sudah pie.."
@Arifza171798: "Baru mulai..."
Setelah lulus dari SMP Negeri 1 Surakarta, Jokowi diketahui ingin mendaftar ke SMA Negeri 1 Surakarta.
Namun, karena gagal, Jokowi remaja akhirnya masuk ke SMAN 6 Surakarta.
Melansir Tribun Solo, Jokowi masuk ke SMAN 6 Surakarta tahun 1977 dan lulus tahun 1980.
"Dahulu namanya (SMAN 6 Solo) masih SMPP," ujar Satriani, salah satu guru Jokowi saat SMA saat ditemui TribunSolo.com, Jumat (1/4/2016).
"Beliau (Jokowi) adalah lulusan IPA," kata Kismanto, Wakasek Humas SMAN 6 Solo.
Sebelumnya, SMA tersebut bernama Sekolah Menengah Persiapan Pembangunan (SMPP) Nomor 40 Surakarta.
Pada masa Menteri Pendidikan dan Kebudayaan dijabat Daoed Joesoef, kebijakan dan kurikulum diubah, nama SMPP diubah menjadi SMA.
Awalnya, masih satu dengan SMA Negeri 5, yang letaknya memang berdekatan.
Saat Joko remaja masuk SMA 6 tahun 1978, baru saja berubah status.
"Jokowi adalah angkatan pertama dan lulusan pertama tahun 1980," ujar Slamet Suripto guru fisika yang selama tiga tahun mengajari Jokowi. (TribunStyle.com, Anggra)
Yuk subscribe YouTube Channel TribunStyle.com:
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/style/foto/bank/originals/gibran-rakabuming-raka-dan-presiden-jokowi_20180313_081714.jpg)