Film Keluarga Cemara Segera Tayang, Ringgo Agus Rahman Curhat Pengalaman Nonton Bareng Sang Bapak
Ringgo Agus Rahman ceritakan pengalamannya saat nonton film Keluarga Cemara bareng sang bapak, jadi bahan diskusi yang panjang.
Penulis: Hanna Suliatun
Editor: Melia Istighfaroh
TRIBUNSTYLE.COM - Film Keluarga Cemara segera tayang, Ringgo Agus Rahman ceritakan pengalamannya saat nonton film ini bareng sang bapak. Setelah nonton, bapak Ringgo Agus bersikap tak biasa, sempat menangis dan jadi berdiskusi lewat telepon.
Aktor Ringgo Agus Rahman terlibat dalam pembuatan film Keluarga Cemara.
Ringgo menceritakan pengalamannya saat nonton bareng film ini.
Awalnya, Ringgo hanya ingin menilai film ini dari berbagai segi seperti teknis, gambar, art, juga akting pemainnya.
• Ringgo Agus Harus Pakai Kostum Khusus Agar Bjorka Mau Dipeluk dan Dicium, Apa Itu?
Tapi yang terjadi, Ringgo malah tenggelam dalam film tersebut.
Tak sendirian, ternyata bapak Ringgo ikutan menonton. Namun ada yang berbeda dari perilaku sang bapak setelah film habis.
Bapak Ringgo tampak buru-buru ingin keluar dari tempat menonton, padahal Ringgo masih harus memberi sambutan di depan penonton lain.
Ternyata bapak Ringgo malu harus ketemu orang-orang dengan mata yang memerah ditutupi kacamata efek setelah menonton, sehingga buru-buru meninggalkan tempat tersebut.
Sehabis menonton, Ringgo dan bapak pun saling telepon untuk membahas film Keluarga Cemara.
• Ringgo Agus & Sabai Morscheck Sama-sama Unggah Foto Half-Face Bareng Bjorka, Mana yang Lebih Mirip?
Merasakan persiapan reading workshop setaun lalu dan akhirnya besok film ini tayang, ada prasaan ga sabar menunggu reaksi calon penonton nanti..
Bukan hanya masalah film ini bakal banyak ato tidaknya yang menonton tapi lebih ke efek setelah menonton yang luar biasa, yang saya rasakan.. kaget.. dan sumpah saya udah nahan sebisa saya supaya mata ini ga memerah dan usaha saya sia-sia,
Dari yang awal nonton sok-sokan mau menilai segi teknis..gambar..artnya.. akting-akting pemainnya, saya malah lupa menilai karna saya sudah larut ke dalam cerita dan lupa dengan cerita yang saya sudah tau melalui skenario tapi apa yang saya liat di filmnya bener-bener sesuatu yang baru..
Gak kebayang hasilnya jadi gituhhhhh.
Saya ngerasa, apa mungkin saya doang kali yang ngerasa berlebihan gitu, dikarenakan waktu nonton di samping mba Asri Welas yang sesenggukan dari awal film dan saya terbawa, ternyata ada beberapa laki-laki yang juga merasakan hal yang sama.
Kemarin di Bandung saya dan sutradara masih ingat dipeluk kencang sama seorang bapak yang membawa anak istrinya, bilang terimakasih dan bilang menyesal kadang-kadang memarahi anaknya dan dia ngomong didepan anaknya tanpa merasa gengsi. Merinding saya melihat bagaimana bapak ini sangat sayang sama keluarganya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/style/foto/bank/originals/ringgo-agus-di-film-keluarga-cemara.jpg)