Breaking News:

Dampak Buruk yang Terjadi Saat Anak-anak Bermain Smartphone Hingga Seharian Penuh, Bahaya!

Bahaya jika membiarkan anak-anak bermain dengan smartphone seharian, berikut dampak buruk yang terjadi.

Editor: Archieva Nuzulia Prisyta Devi
Facebook
Bocah Ketagihan Smartphone 

TRIBUNSTYLE.COM – Di era teknologi seperti sekarang ini, semua orang menggunakan smartphone. Tak terkecuali anak-anak.

Bahkan anak-anak di bawah usia lima tahun pun sudah pandai menggunakan smartphone orangtuanya.

Namun tahukah Anda bahwa ada akibat buruk dari kebiasaan anak yang menggunakan smartphone?

Dilansir dari dailymail.co.uk pada Senin (10/12/2018), sebuah penelitian yang disebut Perkembangan Otak Kognitif Remaja menunjukkan hasil dari efek teknologi pada anak-anak.

Khusus Wanita, 4 Aplikasi Ini Wajib Ada di Smartphone-mu, Cek Siklus Haid hingga yang Hobi Belanja

Awalnya, peneliti membuat temuan awal dengan memindai otak dari 4.500 anak-anak.

Mereka melakukan pemindaian sesuai dengan penelitian sebelumnya yang melakukan pemindaian otak terhadap lebih dari 11.000 selama sembilan hingga 10 tahun.

Pada penelitian sebelumnya tersebut, peneliti ingin tahu bagaimana layar smartphone mempengaruhi perkembangan emosi dan kesehatan mental.

Hasilnya, anak-anak yang menghabiskan lebih dari dua jam dalam sehari di depan smartphone miliki tes berpikir dan bahasa lebih rendah.

Sementara pada penelitian baru yang didanai oleh National Institute of Health ini, para peneliti menemukan hasil yang tak berbeda jauh.

Di mana mereka menjelaskan bahwa anak-anak yang bermain smartphone selama tujuh jam atau lebih dalam sehari menunjukkan tanda-tanda bahwa korteks otak mereka menipis sebelum waktunya.

Diketahui jika korteks otak mereka menipis, maka anak-anak berisiko mengalami kerusakan fungsi memori, keterampilan persepsi, dan kemampuan kognitif.

Korteks otak adalah lapisan terluar jaringan saraf yang memproses informasi dari dunia fisik.

Tips Merawat Baterai Smartphone Agar Tak Mudah Boros, Meski Sering Dipakai

Bagian ini sangat penting untuk fungsi-fungsi kognitif seperti persepsi, bahasa, ingatan dan kesadaran. Tetapi mulai menipis saat kita dewasa dan menjadi tua.

Hanya saja, para peneliti dalam penelitian ini menjelaskan bahwa orangtua jangan langsung menarik kesimpulan dan melarang anak-anaknya menggunakan smartphone.

Ilustrasi anak yang memakai smartphone.
Ilustrasi anak yang memakai smartphone. (MaxPixel's contributors)
Sumber: Intisari
Halaman 1/2
Tags:
smartphoneanak-anakGaya Dowling
Rekomendasi untuk Anda

BERITA TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved