Kenali Tubuhnya, Ini Dia 3 Tipe Premenstrual Syndrome (PMS)yang sering Dirasakan Para Wanita
Fyi, PMS atau Premenstrual Syndrome dapat diartikan sebagai gejala psikologis, emosi, dan juga fisik.
Editor: Archieva Nuzulia Prisyta Devi
TRIBUNSTYLE.COM - Istilah PMS ini pasti sudah sering kita dengar bahkan kita alami sebagai cewek saat mau menstruasi, ya.
Tapi sebenarnya, apakah kita tahu apa arti PMS?
Fyi, PMS atau Premenstrual Syndrome dapat diartikan sebagai gejala psikologis, emosi, dan juga fisik.
• 6 Penyebab Siklus Menstruasi Hanya Berjalan Sebentar, Cek Sekarang Juga!
Umumnya PMS dialami oleh cewek, dua minggu sebelum menstruasi atau datang bulan.
Yup! Sering kali juga kita menjadikan PMS sebagai alasan saat sedang bad mood, sensitif, atau saat ingin marah-marah.
Padahal enggak melulu mood yang labil dan emosi yang meluap-luap itu disebabkan oleh PMS.
Nah..berdasarkan gejalanya, PMS dapat kita bedakan ke dalam 4 kategori, lho!
Eits..tapi enggak menutup kemungkinan kita akan mengalami beberapa tipe PMS secara bersamaan.
• Gantikan Pembalut, Inilah Celana Menstruasi Pertama di Indonesia, Memiliki Kemampuan 3x Daya Serap
Apa saja itu? Yuk, simak info dan penjelasannya, girls!
1. PMS tipe A (anxiety)
Kalau menjelang menstruasi kita sering merasa sedikit-sedikit khawatir, mungkin kita mengalami PMS tipe A.
PMS jenis ini biasanya juga bikin kita merasa cemas yang berlebihan, jadi lebih labil dan sensitif dan lebih mudah tersinggung.
Saat mengalami PMS ini, syaraf di tubuh kita umumnya sedang menegang.
2. PMS tipe H (hyperhydration)
Pernah enggak sih girls, merasa berat badan seperti naik dan badan jadi lebih gemuk menjelang atau bahkan saat sedang menstruasi?
Yup, kemungkinan kita mengalami PMS tipe H. Tipe ini juga membuat kita merasa perut kembung, payudara membesar dan mengeras serta tangan dan kaki yang terasa lebih membesar.
3. PMS tipe C (craving)
Mungkin kita merasakan rasa ingin ngemil terus menjelang dan saat menstruasi?
Nah..mungkin kita sedang mengalami PMS tipe C alias craving.
Secara spesifik, kita akan lebih cenderung ngemil makanan manis atau ngemil makanan yang digoreng pakai tepung.
Enggak perlu khawatir, PMS ini memang menyebabkan nafsu makan bertambah.
Yup! Jangan heran kalau kita jadi enggak bisa berhenti ngunyah ya, he-he.
4. PMS tipe D (depression)
Nah kalau PMS yang ini dampaknya cukup menyusahkan. Soalnya kondisi emosi kita menjadi sangat labil.
Saat mengalami PMS tipe D ini, kita bahkan bisa sampai merasa depresi ingin menangis, susah tidur, sulit tidur dan kerap bingung.
Bahkan pada kasus yang sudah parah, akibatnya bisa menyebabkan munculnya pikiran untuk bunuh diri. Tipe D ini biasnaya kelanjutan dari tipe A. (*)
(Cewekbanget.id/Elizabeth Nada)
Artikel ini telah tayang diCewekbanget.id dengan judul 4 Jenis Premenstrual Syndrome (PMS) yang Mungkin Kita Alami. Sudah Tahu?.
Yuk subscribe channel YouTube TribunStyle.com:
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/style/foto/bank/originals/menstruasi_20171103_090343.jpg)