Asian Para Games 2018
Uniknya Medali Khusus Atlet Asian Para Games 2018, Ada Huruf Braille hingga Gemerincing Bola
Di bagian belakang medali, terdapat logo dan kode yang menggunakan huruf braille, huruf dengan sistem tulisan sentuh untuk penyandang tuna netra.
Penulis: Salma Fenty Irlanda
Editor: Amirul Muttaqin
TRIBUNSTYLE.COM - Ajang Asian Para Games 2018 tak hanya memperkenalkan keistimewaan pada setiap atletnya, bahkan medali yang akan diperebutkan pun tak kalah istimewa.
Berbeda dengan medali untuk ajang Asian Games 2018, medali Asian Para Games 2018 pun memiliki keunikan tersendiri.
Dilansir TribunStyle.com dari Kompas.com, Sabtu (6/10/2018), dari segi bahan dasar, medali Asian Para Games 2018 terbuat dari besi solid yang dilapisi emas dengan teknik semprot.
Menariknya, di bagian belakang medali, terdapat logo Asian Paralympic Committee (APC), serta kode yang menggunakan huruf braille, huruf dengan sistem tulisan sentuh untuk penyandang tuna netra.
• Daftar Cabor Asian Para Games 2018, Basket Kursi Roda hingga Blind Judo, Dukung Atlet Indonesia!
Desain ukiran medali sendiri dirancang langsung oleh Wakil Sekretaris Jendral Inapgoc, Ferry Kono.
Direktur Sport Inapgoc, Fanny Riawan menuturkan, pembuatan medali khusus Asian Para Games 2018 memakan waktu 4 bulan.
"Pembuatannya nggak terlalu lama, hanya sekitar 4 bulan."
"Kami membuatnya di Guangzhou, China," terang Fanny.
Keunikan lain dari medali Asian Para Games ini tak hanya terletak dari ukiran huruf braille-nya.
Ada bola-bola kecil yang akan menimbulkan bunyi gemerincing jika digoyang-goyangkan.
Di setiap kategori medali, terdapat jumlah bola kecil yang berbeda.
• Tak Kalah Megah dari Asian Games, Saksikan Pembukaan Asian Para Games 2018 Pukul 19.00 WIB Nanti
Untuk medali emas, terdapat 26 bola-bola kecil.
Sedangkan, 20 bola bagi medali perak, dan 16 untuk medali perunggu.
Bola-bola kecil ini sengaja didesain agar para atlet penyandang tuna netra bisa mengenali medali yang ia raih.
"Kami terinsipirasi dari medali Paralimpiade Rio 2016 yang juga menghasilkan suara jika digoyangkan. Ide awal untuk mewujudkannya dari (CEO APC) Mr Tarek Souei," imbuh Fanny.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/style/foto/bank/originals/asian-para-games-2018_20181006_170512.jpg)