Breaking News:

Polemik Ratna Sarumpaet

5 Buntut Kasus Ratna Sarumpaet: Daftar Mereka yang Terseret, Jadi Hari AntiHoaks & Atiqah Kena Getah

Berikut ini 5 fakta kasus Ratna Sarumpaet yang berbohong wajahnya lebam karena dianiaya padahal terungkap akibat dari oplas di RS Khusus Bina Estetika

Tayang:
Penulis: Mohammad Rifan Aditya
Editor: Agung Budi Santoso
Tribunnews.com/ Jeprima
Ratna Sarumpaet saat menggelar konferensi pers terkait pemberitaan penganiayaan dirinya di Kampung Melayu Kecil, Jakarta Timur, Rabu (3/10/2018). Pada konferensi pers tersebut Ratna mengaku berbohong tentang penganiayaan dirinya melainkan pada 21 September 2018, dirinya menemui dokter bedah plastik di Jakarta untuk menjalani sedot lemak di pipi. Tribunnews/Jeprima 

Sedihnya, komentar tersebut ditulis para haters di unggahan Atiqah tentang Salma Dewanto.

2. Hari Anti Hoaks Nasional


Gubernur Jabar Ridwan Kamil saat ditemui di Gedung Sate, Jalan Diponegoro, Rabu (3/10/2018)
Gubernur Jabar Ridwan Kamil saat ditemui di Gedung Sate, Jalan Diponegoro, Rabu (3/10/2018) (KOMPAS.com/DENDI RAMDHANI)

Kebohongan Ratna Sarumpaet ini juga membuat Ridwan Kamil ikut buka suara.

Melalui akun Twitter @ridwankamil menulis:

"Ibu @RatnaSpaet Ratna Sarumpaet yth, Ibu sebaiknya meminta maaf terbuka juga kepada masyarakat Kota Bandung yg sudah dirugikan nama baiknya oleh cerita hoaks ini.

Satu kalimat dari ibu, akan meredakan hal ini tanpa berpanjang lebar. Insha Allah mereka pemaaf. Hatur Nuhun."

Tidak hanya itu, Ridwan Kamil juga mengusulkan tanggal 3 Oktober, hari di mana kebohongan penganiayaan Ratna Sarumpaet terbongkar, diperingati sebagai Hari Anti Hoaks Nasional.

Sebagaimana dilaporkan oleh Kompas.com (4/10/2018) “Karena puncak hoaks nasional itu tepat tanggal 3 Oktober saat negeri ini dibohongi Ibu Ratna Sarumpaet,” kata Emil dalam sambutannya di acara Indonesian City Government PR Summit di Ballroom Trans Luxury Hotel, Jalan Gatot Subroto, Kota Bandung, Kamis (4/10/2018).

Emil menjelaskan, efek kebohongan yang disebarkan Ratna Sarumpaet berimbas buruk di level nasional menjelang ajang Pilpres 2019.

“Ini menjadi peristiwa luar biasa karena yang menjadi korban sampai level elit nasional,” ungkapnya.

3. Tokoh lain ikut terjerat

Ada beberapa tokoh politik yang ikut membenarkan pernyataan Ratna Sarumpaet dipukuli orang.

Setelah terungkap bahwa hal itu bohong, pengacara Farhat Abbas melaporkan 17 orang, termasuk pasangan calon presiden Prabowo Subianto-Sandiaga Uno ke Bareskrim Polri.

Farhat menilai Prabowo-Sandi dan sejumlah politisi ikut menyebarkan hoaks terkait penganiayaan Ratna Sarumpaet.

"Laporannya sudah kami sampaikan tadi sore," kata Farhat Abbas saat dikonfirmasi, Rabu (3/10/2018) melansir dari Tribun Video.

Sumber: TribunStyle.com
Halaman 2/3
Tags:
TribunStyle.comberita Ratna Sarumpaet terbaruupdate Ratna Sarumpaetkasus Ratna Sarumpaetfakta baru Ratna SarumpaetRatna Sarumpaet mengaku bohongvideo Ratna Sarumpaet minta maaf
Rekomendasi untuk Anda

BERITA TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved