Breaking News:

Staf Drama Korea Still 17 Meninggal, Gara-gara Kelelahan Kerja dan Cuaca Ekstrem?

Seorang anggota staf dari serial televisi SBS, Still 17, telah dilaporkan meninggal pada 1 Agustus 2018 di rumahnya.

Penulis: yohanes endra
Editor: Agung Budi Santoso
medium.com
Drama Korea 'Still 17' 

TRIBUNSTYLE.COM - Seorang anggota staf dari serial televisi SBS, Still 17, telah dilaporkan meninggal pada 1 Agustus 2018 di rumahnya.

Kematian diduga disebabkan oleh kombinasi kerja berlebihan dan panas yang ekstrim selama produksi drama.

Menurut anggota staf lainnya, tidak ada jadwal syuting dari tanggal 31 Juli dan 1 Agustus.

Keluarga Rela Menggunduli Kepala, Denada Ungkap Perasaannya: Kami Mau Menyenangkan Hati Shakira

Tetapi syuting film Still 17 berlanjut dari 28 Juli hingga 30 Juli meskipun cuaca sangat panas.

Korea Selatan sedang mengalami suhu tinggi hingga 39 derajat Celcius (102 derajat Fahrenheit) dan lebih dari 20.000 pasien telah mengunjungi rumah sakit karena alasan yang berkaitan dengan cuaca panas.

Drama Korea 'Still 17'
Drama Korea 'Still 17' (koreaboo)

National Union of Mediaworkers, serikat pekerja setempat, telah menunjukkan betapa beratnya masalah ini dan telah menuntut agar pemerintah dan perusahaan penyiaran mendapatkan solusi.

"Meskipun rincian penyebab kematian belum terungkap, sulit untuk tidak mencurigai jam kerja yang panjang dari situs produksi drama sebagai penyebab kematian mendadak pada pekerja berusia 30 tahun yang sehat dan tidak menderita penyakit tertentu," tulis Union of Mediaworkers Nasional.

"Dilaporkan bahwa pria itu bekerja 76 jam di luar rumah selama 5 hari sebelum jenazahnya ditemukan."

"60 jam per minggu diakui sebagai pekerjaan berlebihan oleh Departemen Ketenagakerjaan dan Perburuhan."

National Union of Mediaworkers juga mendesak Departemen Ketenagakerjaan untuk memperkuat peraturan ketenagakerjaan dengan memotong jam kerja menjadi 52 jam per minggu.

“Peraturan ketenagakerjaan tidak dipatuhi di lokasi syuting. Sampai kapan situs produksi ini menjadi pengecualian?" tulis Union of Mediaworkers Nasional.

Selain itu, mereka menuntut agar perusahaan penyiaran segera mengumumkan solusi untuk memperbaiki jam kerja yang panjang di lokasi produksi.

"Perusahaan penyiaran harus memahami situasi pekerja perusahaan produksi, dan membuat serta mengawasi pedoman untuk tenaga kerja di lapangan yang tidak masuk akal seperti panas yang ekstrim untuk melindungi para pekerja yang bekerja di lokasi produksi."

"Mereka harus mengambil inisiatif dalam hal pengurangan jam kerja dan pastikan bahwa hal itu diterapkan pada perusahaan mereka.”

Sementara itu, pihak SBS telah mengungkapkan bahwa penyebab kematian staf belum dapat dikonfirmasi.

Sumber: TribunStyle.com
Halaman 1/2
Tags:
BelitungPos BelitungTribunStyle.comStill 17SBS
Rekomendasi untuk Anda

BERITA TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved