KM Sinar Bangun Karam di Danau Toba
Ikuti Salat Gaib dan Aksi Tabur Bunga, Tangis Keluarga Korban Tenggelamnya KM Sinar Bangun Pecah!
Pencarian dan evakuasi KM Sinar Bangun di kedalaman 450 meter perairan Danau Toba resmi diberhentikan tim gabungan pada hari Selasa (3/7/2018).
Penulis: Irsan Yamananda
Editor: Melia Istighfaroh
TRIBUNSTYLE.COM - Pencarian dan evakuasi KM Sinar Bangun di kedalaman 450 meter perairan Danau Toba resmi diberhentikan tim gabungan pada hari Selasa (3/7/2018).
Guna mengenang tragedi dan para penumpang yang hilang, Pemerintah Kabupaten Simalungun membangun monupen kapal di Pelabuhan Tigaras.
Sebelum peletakan batu pertama monumen tersebut, diadakan doa versi agama masing-masing.
• Kelewat Imut, Wajah Goo Hye Sun Tanpa Make Up Buat Terpana, Padahal Udah 33 Tahun!
Keluarga korban hilang yang beragama Islam melaksanakan Salat Gaib.
Tribunstyle melansir dari Tribun Medan, Ibadah tersebut diimami oleh Syekh Ahmad Sabban Rajaguguk.
Suasana haru sangat terasa di Pelabuhan Tigaras.
Banyak anggota keluarga korban yang menangis histeris.
Mereka tak kuasa menahan air mata hingga hampir pingsan.
Keluarga korban berusaha saling menguatkan pada peristiwa duka tersebut.
Sebelumnya, mereka sempat mengadakan acara tabur bunga pada hari Senin (2/7/2018) siang.
Acara tersebut diikuti oleh perwakilan keluarga penumpang KM Sinar Bangun dan Menteri Koordinator Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan.
Peserta acara tabur bunga ini bertolak ke arah tengah Danau Toba.
Sambil mengenakan perlengkapan jaket keselamatan, mereka menumpangi kapal feri dan menuju titik karamnya KM Sinar Bangun.
Saat prosesi tabur bunga, keluarga korban juga tampak histeris.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/style/foto/bank/originals/tangis-keluarga-korban-km-sinar-bangun_20180703_141619.jpg)