CPNS 2018
Inilah Masalah yang Paling Banyak Dialami Pendaftar CPNS 2018, Begini Tips Menghindarinya
Saat proses pendaftaran, pelamar disarankan untuk mengakses web SSCN melalui PC/laptop, karena ada fitur yang tak terlihat bila dibuka dengan ponsel.
Editor: Amirul Muttaqin
TRIBUNSTYLE.COM - Bersiap-siaplah bagi Anda yang berminat untuk menjadi Aparatur Sipil Negara (ASN).
Sebentar lagi, pemerintah akan membuka penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS), untuk mengisi sejumlah jabatan di instansi pemerintahan.
Namun saat ini, pemerintah belum mengumumkan secara resmi, formasi apa saja yang dibutuhkan.
Menteri Pendayaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Asman Abnur menjelaskan, proporsi terbesar penerimaan CPNS 2018 akan difokuskan untuk jabatan-jabatan teknis dan spesialis, untuk mendukung pembangunan daerah tertinggal, terluar dan terdepan.
Oleh karena itu, rekrutmen CPNS akan diprioritaskan untuk tenaga pendidikan dan kesehatan, tenaga pendukung pembangunan infrastruktur, poros maritim, ketahanan energi, serta ketahanan pangan.
• CPNS 2018 - Imbauan BKN untuk Calon Pelamar: Pastikan NIK dan KK Terdaftar di Sini
“Kita memerlukan spesialisasi keahlian, sehingga perencanaan dan usulan ASN baru harus difokuskan pada jabatan-jabatan spesifik sesuai core business instansi, arah pembangunan nasional/daerah, dan sasaran nawacita, sehingga dapat meningkatkan daya saing bangsa di kancah internasional,” kata Asman di sela acara Buka Bersama dan Peluncuran Corporate Card BRI di Jakarta, Selasa (22/5/2018).
Ada sejumlah tahapan dan dokumen yang harus dipersiapkan pelamar, agar dapat lolos menjadi CPNS.
Dokumen yang dipersiapkan juga harus sesuai ketentuan, agar bisa lolos verifikasi administrasi.
Proses pendaftaran dilakukan melalui laman sscn.bkn.go.id.
Menurut Badan Kepegawaian Negara (BKN) seperti dijelaskan di akun media sosial resminya, ada sejumlah permasalahan yang banyak dihadapi pelamar CPNS tahun 2017 lalu.
"Pertanyaan pendaftar CPNS yang paling banyak ke Helpdesk kami adalah 1. NIK/KK tidak ditemukan, 2. Salah memasukkan data. 3. Syarat pendaftaran," jelas BKN.
Untuk menghindari NIK atau KK tidak ditemukan, kamu harus memastikan bahwa NIK dan KK terdaftar di database Dinas Pendudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil).
Kamu dapat menghubungi kontak di bawah ini untuk memastikannya.
Selain itu, BKN menyarankan agar pendaftar menyiapkan semua dokumen yang diperlukan, termasuk scan/foto ijazah, transkrip nilai, foto diri, KTP, Kartu Keluarga (KK) dan nilai TOEFL (jika ada).
Dokumen CV juga perlu dipersiapkan, sehingga bila dibutuhkan, dapat langsung disalin ke website SSCN.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/style/foto/bank/originals/cpns-2018_20180606_140439.jpg)