Wawancara Eksklusif
Jalur Indie, Era Digital, Hingga Haters dalam Perjalanan Favorit Sheila On 7
Jejak Sheila On 7 semakin mantap dengan membentuk 507 Records dan merilis single terbaru yang berjudul Film Favorit sebagai produknya di awal 2018.
Penulis: Yohanes Endra Kristianto
Editor: Yohanes Endra Kristianto
Ya, itu Alhamdulillah, disyukuri bahwa ternyata pendengar menyukai Sheila On 7 nggak hanya dari hit single-nya aja, jadi keseluruhan isi album pun berkesan buat mereka.
Kalau kami ada show di suatu tempat, macem-macem tuh mintanya dan bahkan ada yang request lagu yang belum pernah kami bawakan juga.
Intinya kami lebih mengikuti perkembangan aja.
Kemarin viral banget soal kabar personel Sheila On 7 menelepon semua music director stasiun radio di Indonesia. Apakah Sheila On 7 memang masih mengutamakan promosi di radio? Tidak ingin mencoba cara lain, seperti melalui media sosial?
Sebenarnya kemarin itu sama sekali bukan sebuah gimmick atau strategi.
Seperti sudah saya sampaikan di awal, bahwa Sheila On 7 berjalan melalui label 507 Records.
Nah sampai sekarang belum ada orang-orang yang duduk di 507 Records.
Misalnya Sheila On 7 adalah sebuah perusahaan, kan harusnya di situ ada tim marketing dan sebagainya.
Nah sampai sekarang Sheila On 7 belum ada itu, makanya sampai kemarin yang menjalankan ya saya sama Duta.
Mungkin kalau saya sama Duta lagi menjalankan pekerjaan itu, maka ketika ada yang butuh interview mungkin gantian Eross yang ambil bagian, karena lokasinya di Yogyakarta.
Jadi kalau udah ada orang-orangnya di 507 Records, yang menelepon temen-temen MD adalah timnya.
Ya sebenernya bisa juga melalui koordinator MD, tapi kami ingin memperkenalkan label 507 Records itu jadi memilih cara dengan menghubungi MD secara langsung.
Karena belum ada siapa-siapa, jadi yang menelepon radio ya saya sama Duta.
Kemarin yang sempat viral itu, karena kebetulan yang menelepon Duta.
Toh, kami memperkenalkan diri juga bukan, 'Halo saya Duta Sheila On 7', kami memperkenalkan diri atas nama 507 Records.