Cerita Viral
Pondok Ilegalnya Digusur, Pria Ancam Polisi dengan Cara Mengerikan: Ia Lempar Anak dari Atap Rumah
Rekaman video mengerikan beredar pada saat seorang ayah melemparkan bayi perempuannya dari atap rumahnya saat polisi berpatroli.
Penulis: Yohanes Endra Kristianto
Editor: Yohanes Endra Kristianto
TRIBUNSTYLE.COM - Rekaman video mengerikan beredar pada saat seorang ayah melemparkan bayi perempuannya dari atap rumahnya saat polisi berpatroli.
Melansir Unilad, sang ayah yang tak disebutkan namanya itu dikabarkan baru saja berselisih dengan polisi.
Ia memprotes pembongkaran pondoknya di sebuah kota "ilegal" di Kwadwesi, dekat Port Elizabeth, Afrika Selatan.
• Wanita Ini Hidup Miskin Setelah Suami Meninggal, Padahal 42 Tahun Hidup Bersama & Punya Harta Rp29 M
• 10 Tahun Lalu Pria Ini Ditertawakan Usai Beli Plat Mobil Harga Rp 7,3 M, Ia Kini Malah Disegani
Ketika polisi mengerumuni rumah pria itu dan berusaha membujuknya, pria itu menggantung bayinya yang berumur enam bulan dari atap rumah dengan hanya memegangi pergelangan kakinya.
Yang mengejutkan, pendemo lain di lapangan, dilaporkan meneriakkan 'lempar, lempar, lempar'.
Dan pria itu melakukannya, lapor MailOnline.
Untungnya, balita itu ditangkap oleh seorang polisi di bawahnya dan tidak menderita luka, namun itu masih membuat adegan yang mengerikan.
Juru bicara polisi, Kapten Andre Beetge mengatakan kepada media lokal:
"Sekitar pukul 10.40 pagi seorang pria berusia 38 tahun naik ke atap salah satu bangunan dan memegang seorang gadis berusia satu tahun di tangannya."
"Ini dilakukan untuk memaksa tim untuk tidak menghancurkan pondoknya."
"Karena ancaman berbahaya terhadap keselamatan anak, polisi menetapkan rencana lain untuk menyelamatkan gadis kecil dan menangkap laki-laki itu."
"Jadi salah satu petugas kami berhasil menangkap gadis itu ketika ia dilemparkan."
"Ayah berusia 38 tahun itu dituduh telah melakukan percobaan pembunuhan terhadap putrinya dan kasus tersebut ditangani oleh Family Violence, Child Protection and Sexual Offences unit."
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/style/foto/bank/originals/pria-lempar-bayinya-dari-atap_20180413_205132.jpg)