Sering Kita Pakai, Ternyata 5 Emoji Ini Memiliki Arti Kontroversial di Baliknya
Ada kontroversi di beberapa emoji, contohnya 5 emoji yang akrab dengan kita berikut.
Editor: Delta Lidina Putri
TRIBUNSTYLE.COM - Pada 1990-an, emoji diciptakan oleh Shigetaka Kurita di Jepang.
Namanya berasal dari kata Jepang e ("gambar") dan moji ("karakter"). Jadi “emoji” berarti “karakter gambar.”
Emoji itu hampir tidak dikenal di luar Jepang sampai Apple menambahkannya ke iPhone pertama pada tahun 2007.
Emoji baru dirilis setiap tahun, dan kreasinya diawasi oleh Unicode Consortiumuntuk memastikan mereka serupa di semua perangkat.
• Viral Pemuda Sepelekan Sakit Kepala & Demam, 2 Minggu Kemudian Meninggal, Kisahnya Jadi Peringatan
Tidak mengherankan jika ada kontroversi di beberapa emoji, contohnya 5 emoji yang akrab dengan kita berikut.
1. Emoji wajah kuning apple
Apple menuai kontroversi setelah merilis Mac OS X Yosemite.Ini karena emoji wajah kuning pada sistem operasi baru.
Sebelum ini, Apple memungkinkan pengguna untuk memilih antara warna kulit yang berbeda untuk emoji manusianya.
Warna kuning tersebut dinilai diperuntukkan untuk orang Asia campuran.
Beberapa pengguna mendukung emoji wajah kuning karena orang Asia sekarang dapat menggunakannya menggantikan emoji wajah putih.
Yang lain mengeluh emoji kuning terlalu kuning untuk orang Asia dan tidak ada rasial.
Seseorang di Weibo bahkan menyebutkan warna itu membuat wajah terlihat seperti mereka menderita sakit kuning.
2. Emoji terung
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/style/foto/bank/originals/emoji_20170718_212204.jpg)