Marvia Malik, Ini Dia Wanita Transgender Pertama yang Menjadi Pembaca Berita di Pakistan!
Marvia Malik baru saja membuat sejarah sejak menjadi perempuan trans pertama yang menjadi news anchor untuk channel berita Kohinoor.
Penulis: Dimas Setiawan Hutomo
Editor: Dimas Setiawan Hutomo
TRIBUNSTYLE.COM - Pakistan dipuji dunia karena dengan berani mempekerjakan transgender pertama dan satu-satunya.
Marvia Malik baru saja membuat sejarah sejak menjadi perempuan trans pertama yang menjadi news anchor untuk channel berita Kohinoor.
Lulusan jurusan jurnalisme 21 tahun dari Lahore mengungkapkan bahwa ia menangis saat pertama kali mendapatkan pekerjaan.
Karena sebagai orang trans, biasanya mereka mendapatkan diskriminisasi, apalagi di Pakistan, banyak yang tak memiliki pekerjaan.
Banyak yang meminta-minta, menjadi PSK untuk mendapatkan uang.
Hal ini pun menyebar dengan cepat saat selebtwit Laverne Cox memberikan ucapan selamat kepada Marvia dan kanal TV yang sudah memberikannya kesempatan tersebut.
"Aku bermimpi untuk diriku sendiri, dan aku berhasil menjadi orang yang pertama menaiki tangga untuk meraihnya," ungkapnya.
Sebelum menjadi jurnalis, marvia merupakan seorang make up artist, ia kemudian masuk ke dunia fashion di mana ia akhirnya menjadi lebih dikenal.
Tetapi, ia selalu memiliki keinginan untuk menjadi jurnalis dan ia bersikukuh untuk bisa mencapainya.
"Rencanaku adalah untuk terus berjuang untuk hak komunitas transgender yang aku percaya bahwa kekuatan komunitasku adalah kekuatanku juga," ungkapnya pada The Express Tribune.
"Aku berharap bisa melakukan lebih dalam waktu dekat, aku juga berharap orang transgender bisa masuk ke kantor pemerintahan dan PNS, yang mana sudah ada quota 5%, yang sampai sekarang pun belum terpenuhi.
"Aku percaya transgender tidak bisa dimarjinalisasikan untuk siapa mereka dan kami harus diperlakukan seperti masyarakat biasa di Pakistan.
"Aku ingin memberitahukan dunia bahwa tak ada yang tak mungkin untuk komunitas transgender dan melalui segala yang kulakukan, aku harap ini bisa membangkitkan semangat komunitasku dan bisa mengubah persepsi masyarakat yang mana juga akan mengubah kehidupan kami ke arah yang lebih positif."
Walau saat ini Marvia didukung oleh banyak orang, tapi tak selamanya ia merasakan seperti ini.
Pada saat kecil, ia tak memiliki kehidupan yang bahagia karena keluarganya tak mendukung identitasnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/style/foto/bank/originals/marvia-malik_20180328_214336.jpg)