Breaking News:

Agar Bisa Dapat Warisan, Pria 22 Tahun Ini Tega Lakukan Ini Pada Keluarganya, Akhirnya Tak Terduga

Seorang pria 22 tahun tega-teganya berencana membunuh keluarganya sendiri agar ia bisa mewarisi keluarganya sendiri.

Penulis: Dimas Setiawan Hutomo
Editor: Dimas Setiawan Hutomo
Metro
Anak yang mencoba bunuh keluarganya 

TRIBUNSTYLE.COM - Seorang pria 22 tahun tega-teganya berencana membunuh keluarganya sendiri agar ia bisa mewarisi keluarganya sendiri.

Namun, aksinya ini diketahui oleh polisi yang menyamar sebagai pembunuh bayaran dan menipunya sehingga berpikir bahwa keluarganya telah dibunuh.

Melansir dari Metro, seorang detektif dari Sochi, Rusia, mengetahui plot pembunuhan seorang ibu, ayah dan adiknya yang berusia 10 tahun.

Pria 22 tahun tersebut menceritakan bagaimana dan di mana keluarganya harus dibunuh, ia bahkan menggambar gambaran lantai untuk menunjukkan kamera ditempatkan dan bagaimana menghadapi anjing penjaga.

Tetapi ia tak tahu bahwa pembunuh bayaran yang diberitahukan semua detailnya tersebut sebenarnya adalah polisi yang sedang menyamar.

Orang tuanya mengaku sangat kaget dan kecewa mengetahui rencana pembunuhan tersebut dan setuju untuk melakukan serangkaian aksi menipu anaknya tersebut dengan darah palsu dan luka tusukan palsu seolah pembunuh bayaran tersebut telah menyelesaikan tugasnya.

()

"Pembunuh bayaran" ini kemudian melakukan pertemuan di sebuah mobil Mercedes dan menunjukkan foto ayah dan ibunya yang 'telah terbunuh' oleh pria itu.

Tak ada gambar tentang adik dari pria tersebut dan tak jelas juga apakah ia ikut dalam kejadian ini.

Setelah melihat foto tersebut, pria ini mengaku puas dan setuju untuk membayar apa yang ia janjikan yaitu bayaran sebesar Rp725 juta setelah ia mendapatkan warisan keluarganya.

Tetapi bukannya mendapatkan warisan, pria tersebut malah ditahan polisi.

Ia kemudian mengaku, dan menurut polisi di wilayah Krasnodar, mengungkap bahwa anak tersebut sebelumnya sudah dua kali mencoba melakukan percobaan pembunuhan.

()

"Ia ingin menghabisi orang tuanya karena mereka tidak memberikannya uang," ungkap seorang polisi.

"Sebelum mencari seorang pembunuh terakhir ini, ia telah merencanakan dua kali untuk membunuh keluarganya.

"Ia mencari di internet untuk mencari tahu bagaimana caranya membunuh.

Sumber: TribunStyle.com
Halaman 1/2
Tags:
Rusia
Rekomendasi untuk Anda

BERITA TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved