Jadi Google Doodle, Ini 4 Karya Literatur Terbaik Pramoedya Ananta Toer!
Sastrawan legendaris Indonesia, Pramoedya Ananta Toer, menjadi Google Doodle hari ini (6/2/2018).
Penulis: Talitha Desena Darenti
Editor: Dimas Setiawan Hutomo
Novel ini sempat dilarang karena dianggap melakukan propaganda ajaran komunis dan Marxisme.
2. Jejak Langkah
Jejak Langkah adalah novel ketiga dari tetralogi Pulau Buru.
Kisah Minke dilanjutkan dengan diceritakan memilih jurnalistik dan membuat banyak konten untuk masyarakat pribumi.
Quotes yang paling diingat adalah “Apakah sebangsamu akan kau biarkan terbungkuk-bungkuk dalam ketidaktahuannya? Siapa bakal memulai kalau bukan kau?”
3. Gadis Pantai
Lagi-lagi Pramoedya Ananta Toer menceritakan kisah mengenai budaya Jawa.
Gadis pantai dalam novel tersebut adalah gambaran kasar mengenai neneknya yang hidup mandiri setelah diusir dari rumah.
4. Arok Dedes
Siapa yang tidak tahu dengan cerita Ken Arok dan Ken Dedes.
Pramoedya Ananta Toer menceritakan perlawanan Ken Arok kepada Tunggul Ametung.
Yang mana nih favorit kamu?
(Tribunstyle.com/Talitha Desena)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/style/foto/bank/originals/pramodya-ananta-toer-dalam-google-doodle_20180206_140838.jpg)