Breaking News:

Meraskan Pusing Berlebih Saat Gempa? Ini 3 Penyebab Menurut Ahli

Rasa pusing yang dirasakan bisa saja terjadi hanya pada saat gempa. Namun tidak sedikit yang merasakan pusing beberapa saat setelah gempa terjadi.

TribunStyle.com/kolase
Pusing berlebih 

TRIBUNSTYLE.COM - Selasa (23/1/2018) sekitar pukul 13.36 WIB warga Jakarta dibuat geger dengan gempa yang dirasakan.

Guncangannya sendiri terasa sekitar semenit.

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) lewat akun Twitternya, @infoBMKG, menyebutkan bahwa gempa tersebut berpusat 81 KM dari Lebak, Banten dengan kedalaman 10 KM.

BMKG mengatakan bahwa gempa itu berkekuatan 6,4 Skala Richter (SR).

4 Reaksi yang Jadi Sorotan Saat Gempa Banten Terjadi, yang Terakhir Bikin Tepok Jidat!

Walau demikian, gempa tersebut tidak berpotensi tsunami.

Gempa yang cukup kuat terkadang membuat orang-orang disekitarnya merasa pusing setelah gempa berlangsung.

Terlebih jika mereka berada di ruangan yang jauh dari daratan, seperti gedung bertingkat.

Semakin tinggi bangunan maka akan semakin besar guncangan yang dirasakan.

Rasa pusing yang dirasakan bisa saja terjadi hanya pada saat gempa.

Namun tidak sedikit yang merasakan pusing beberapa saat setelah gempa terjadi.

Melansir laman doktersehat.com, ada 3 penyebab yang menyebabkan kita merasa pusing saat gempa.

Pertama kita seolah mengalami motion sickness atau kondisi kita saat berada di kendaraan yang bergerak.

Hal ini disebabkan oleh adanya sensasi bergerak yang dirasakan otak, namun mata tidak menangkap sensasi bergerak tersebut sama sekali.

Hanya saja, ada pula pendapat lain yang menyebutkan bahwa kondisi ini lebih terkait dengan earthquake phobia atau ketakutan berlebihan pada gempa bumi.

Sumber: TribunStyle.com
Halaman 1/2
Tags:
TribunStyle.comdoktersehat.com
Rekomendasi untuk Anda

BERITA TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved