Remaja Mengidap Kanker, Ayahnya Jadi Pendonor, tapi Tak Datang di Hari Operasi, Akhirnya Bikin Sedih
Remaja perempuan ini menderita leukimia, ayahnya sudah mau jadi pendonor. Tapi, saat hari operasi, pria tersebut tak datang. Akhirnya bikin sedih!
Penulis: Anggraini Wulan Prasasti
Editor: Anggraini Wulan Prasasti
TRIBUNSTYLE.COM - Kisah remaja berusia 18 tahun yang sedang sakit keras ini menyita perhatian publik.
Setiap orang yang sakit pasti akan berjuang dan melakukan segala cara untuk sembuh.
Keluarga juga seharusnya memberikan dukungan dan bantuan agar anggota keluarganya yang sakit bisa kembali pulih.
Namun, nasib malang dialami remaja perempuan ini.
Kejadian ini bermula saat mahasiswa bernama Xinxin ini pingsan ketika menjalani latihan militer 3 bulan yang lalu, melansir Kan Kan News via NextShark.
Usai diperiksa di rumah sakit, Xinxin didiagnosa mengidap penyakit leukimia.
Remaja berusia 18 tahun ini akhrinya menjalani kemoterapi di Henan People’s Hospital di Zhengzhou, Tiongkok.
Perawatan ini dilakukan untuk mencegah sel kanker menyebar ke tubuhnya.
Kanker ini disebabkan karena adanya sel darah tak normal yang berkembang di sumsum tulang belakangnya.
Dr Bai Yanliang yang menangani Xinxin menyarankan operasi transplantasi sumsum tulang belakang sebagai cara terbaik untuk sembuh.
Operasi ini harus melibatkan anggota keluarga sebagai pendonornya.
Ibu Xinxin tak bisa melakukan operasi ini karena ia mengidap Hepatitis B.
Saudara laki-laki dianggap tak ideal karena berat badannya kurang.
Satu-satu orang yang bisa menolong Xinxin adalah ayah kandungnya.
Tapi, pria tersebut ternyata telah bercerai dari sang ibu.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/style/foto/bank/originals/xinxin_20171222_183734.jpg)