10 Tanda Penting yang Mengindikasikan Bahwa Kamu Sedang Stres, Mulai dari Kulit Hingga Libido!
Semua orang pasti pernah terkena stres. Entah karena tugas sekolah yang tak kunjung usia, masalah di rumah, hingga beban kerja.
Penulis: Irsan Yamananda
Editor: Dimas Setiawan Hutomo
Hormon tersebut dapat menstabilkan metabolisme lemak dan karbohidrat serta meningkatkan kadar gula yang dibutuhkan dalam darah.
Akibatnya, orang tersebut akan memiliki nafsu makan tinggi dan tubuhnya menjadi gemuk.
Namun, ada juga yang berat badannya menurun saat dirinya stres.
Peningkatan kadar adrenalin dalam darah adalah penyebab dari gejala ini.
Adrenalin mempercepat metabolisme, namun memperlabat eksresi lemak.
Para ilmuwan menganggap hormon CRH adalah penyebab dari gejala ini.
3. Demam
Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya, stres dapat meningkatkan produktivitas hormon kortisol.
Hormon tersebut dapat menekan peradangan.
Namun, jika seseorang mengalami stres kronis, sistem kekebalan tubuhnya akan menjadi kurang sensitif terhadap hormon koristol.
Akibatnya, peradangan akan menjadi lebih serius.
Hal inilah yang dapat menyebabkan seseorang menderita penyakit demam.
Jika kamu terkena demam karena terlalu memikirkan sesuatu, coba kosongkan pikiranmu dan bersantailah.
4. Gangguan gastrointestinal
Ada bukti ilmiah bahwa stres dapat berdampak negatif pada saluran gastrointestinal.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/style/foto/bank/originals/ilustrasi-penyakit-kulit_20171221_164610.jpg)