Breaking News:

Awas! Jet Lag Bisa Meningkatkan Resiko Kanker, Begini Cara Mengatasinya

Sebuah penelitian baru telah menemukan temuan yang mengatakan bahwa perjalanan yang sering menyebabkan jet lag dapat meningkatkan risiko kanker.

Tayang:
www.davidwolfe.com
Jet Lag 

TRIBUNSTYLE.COM - Jika kamu adalah frequent flier, maka bisa jadi kamu menjadi korban jet lag.

Nah, ada sedikit orang yang jet lag parah, tapi pada saat bersamaan, ada juga yang beruntung yang tidak terpengaruh.

Jet lag sangat umum di antara mereka yang bepergian ke luar negeri dan jarak jauh ke zona waktu yang berbeda.

Bila jam internal tubuh terganggu karena perubahan zona waktu, ini bisa menyebabkan jet lag.

Anda Penderita Kanker? Makanlah Makanan Ini yang Bisa Bantu Melawan Sel Agar Tak Berkembang

Di tengah semua ini, sebuah penelitian baru telah menemukan temuan yang mengatakan bahwa perjalanan yang sering menyebabkan jet lag dapat meningkatkan risiko kanker.

Melansir boldsky.com, menurut penelitian, hal ini terjadi karena, jet lag cenderung mengganggu jam tubuh yang dikendalikan oleh mekanisme yang sama, yang menyebabkan tumor.

Para periset menunjukkan bahwa jam tubuh internal memiliki pengaruh besar pada multiplikasi sel dan ini berpotensi untuk mencegah kanker.

Jam internal disinkronkan dengan isyarat cahaya dan gelap eksternal, dan mendorong perilaku dan aktivitas orang.

Jadi, saat jam internal ini terganggu, maka bisa memicu risiko kanker.

Untuk penelitian ini, para peneliti telah menganalisis protein yang dikenal sebagai RAS, yang secara acak diaktifkan pada sekitar seperempat sel kanker, pada tikus.

RAS yang mengendalikan multiplikasi sel dalam tubuh juga mempengaruhi jam tubuh internal seseorang atau ritme sirkadian.

Selain risiko kanker, perubahan jam biologis juga telah diketahui dapat meningkatkan risiko penyakit jantung dan diabetes juga.

Penelitian tersebut baru-baru ini diterbitkan dalam jurnal PLOS Biology.

Sementara itu, beberapa cara di mana bisa menyingkirkan jet lag dengan cepat.

1. Tetap Terhidrasi

boldsky.com
boldsky.com ()

Menjaga tubuh terhidrasi saat bepergian sangat penting untuk mencegah jet lag.

Tekanan udara di dalam kabin dan kurangnya kelembaban dapat dengan mudah mengeringkan tubuh.

Oleh karena itu, minum banyak air putih atau bahkan air lemon saat dalam penerbangan dan juga setelah bepergian membantu menjaga tubuh tetap terhidrasi dan mencegah jet lag.

2. Batasi Kafein & Alkohol

Minuman berkafein dan beralkohol dapat membuat tubuh mudah dehidrasi.

Membatasi asupan kafein dan minuman beralkohol sesaat sebelum bepergian dan selama penerbangan dapat membantu mencegah dehidrasi dan jet lag.

3. Berjalan Reguler

boldsky.com
boldsky.com ()

Jika bepergian dalam jarak jauh dalam penerbangan, kamu perlu bangun dan bergerak secara berkala, meregangkan lengan, kaki dan leher.

Ini membantu mencegah peredaran darah yang buruk, yang merupakan salah satu penyebab utama jet lag jika terjadi beberapa orang.

Melakukan hal ini juga mencegah pembengkakan kaki, ketegangan otot dan nyeri.

4. Penggunaan Alat Bantu Tidur

Perjalanan bisa sangat melelahkan, terutama jika kamu bepergian dalam semalam dan jarak jauh.

Jadi, dalam keadaan seperti itu, sangat penting untuk bisa tidur nyenyak saat bepergian.

Ini membantu dalam memberikan relaksasi dan mempersiapkan tubuh untuk melawan gejala jet lag.

Agar tidur nyenyak, gunakan alat bantu tidur seperti penutup mata dan sumbat telinga untuk menghalangi cahaya dan kebisingan, atau bahkan menggunakan bantal dan bantal ulas bisa membantu.

5. Segera Mandi

boldsky.com
boldsky.com ()

Mandi setelah mencapai tujuan adalah salah satu cara terbaik untuk menyingkirkan jet lag.

Jika sudah sampai di tempat tujuan larut malam, maka pastikan kamu mandi air panas.

Ini membantu dalam memberikan relaksasi pada otot yang sakit dan setelah suhu tubuh turun setelah mandi hangat, ini membuat kamu mengantuk dan rileks.

Sudah Mandi dan Bersih, Kamu Masih Jadi Incaran Gigitan Nyamuk? Ini Penyebabnya!

6. Gunakan Pakaian Tipis

Kapan pun bepergian, terutama jarak jauh, jadikan satu titik untuk mengenakan pakaian longgar, ringan dan nyaman.

Karena suhu di dalam pesawat terbang terus berfluktuasi dan juga udara kering di dalam kabin bisa membuat kamu gatal dan tidak nyaman, jika memakai pakaian ketat, akan sangat sulit ditangani.

Jadi, untuk menghindari jenis jet lag atau mual, penting untuk memakai pakaian yang nyaman. (TribunStyle.com/Triroessita Intan Pertiwi)

Sumber: TribunStyle.com
Tags:
Hilda VitriaBilly SyahputraYuliana Kusuma Dewi
Rekomendasi untuk Anda

BERITA TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved