Sudah Mandi dan Bersih, Kamu Masih Jadi Incaran Gigitan Nyamuk? Ini Penyebabnya!
Maka jangan heran, jika pada musim hujan kamu lebih sering dapat serangan dari nyamuk.
Penulis: Diah Ana Pratiwi
Editor: Diah Ana Pratiwi
TRIBUNSTYLE.COM - Musim hujan adalah saat dimana kamu menemukan banyak genangan air.
Genangan tersebut tentu menarik nyamuk-nyamuk untuk keluar dari sarangnya.
Maka jangan heran, jika pada musim hujan kamu lebih sering dapat serangan dari nyamuk.
Gigitan dari nyamuk tak melulu karena kamu tak menjaga kebersihan.
• 3 Cara Mengusir Nyamuk Secara Alami, Tanpa Alat! Cukup Dengan Tanaman Jenis Ini, Begini Langkahnya
Bahkan saat kamu sudah selesai mandi dan bersih-bersih nyamuk tetap saja menyerang.
Melansir dari Kompas.com, hal ini disebabkan nyamuk termasuk hewan yang bisa mendeteksi bau karbondioksida yang kita keluarkan.
Namun satu hal yang perlu diketahui, hanya nyamuk betinalah yang menghisap darah.
Hal ini karena nyamuk betina memerlukan nutrisi untuk menggembangkan telur-telurnya.
Upaya yang sering dilakukan saat banyak digigiti nyamuk adalah dengan mandi.
Mandi setelah mengeluarkan banyak keringat juga tak menjamin kamu terbebas dari kejaran nyamuk.
Nyamuk juga bisa mencium keberadaan bakteri di kulit yang berkeringat.
"Ketika seekor nyamuk menemukan orang atau hewan untuk digigit, ia akan menyuntikkan air liurnya dan kita semua bereaksi terhadap hal tersebut dengan cara berbeda. Seperti kita bereaksi terhadap alergen kimia atau makanan," kata Webb dikutip dari ABC News melansir dari Kompas.com.
Beberapa orang akan langsung tersadar saat ada nyamuk yang menggigit dirinya.
Namun banyak juga orang yang tak merasa jika sedang digigit nyamuk.
Hal ini justru menjadi berbahaya karena tak bisa melakukan pencegahan.
Oleh karena itu, dimanapun kamu berada waspada dengan gigitan nyamuk.
Terlebih nyamuk-nyamuk penyebar virus demam berdarah dan malaria.
(TribunStyle.com/Diah Ana)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/style/foto/bank/originals/gigitan-nyamuk_20170522_160453.jpg)