Breaking News:

Civil War! Perselisihan Ojol dan Opang Tak Cuma di Jalan, Anak-Bapak Seprofesi Ini Juga Ribut Mulu

Seorang pengguna Facebook yang merupakan ojol menceritakan perselisihannya dengan ayahnya sendiri yang berprofesi jadi opang.

TRIBUNSTYLE.COM - Kehadiran ojek online di Indonesia menghadirkan pro dan kontra.

Banyak manfaat yang sebenarnya didapatkan dengan adanya ojek online.

Bagi pengguna atau penumpang jelas lebih mudah mencari tukang ojek.

Sementara bagi driver ojek mereka tak perlu berlama-lama menunggu penumpang karena semuanya telah dicarikan oleh aplikasi.

Manfaat lainnya juga hadir, pengguna ojek online tak cuma bisa diantar dari satu tempat ke tujuan.

Heboh! Beredar Akun & Grup Facebook Pencari Jarit Batik yang Diduga untuk Mengikat Istri

Pengguna ojek online juga bisa memesan makanan, antar barang dan minta dibelanjakan.

Tapi kehadiran ojek online di jalan malah menimbulkan pandangan negatif dan kesan tak bersahabat dari para tukang ojek pangkalan.

Hingga pada akhirnya perselisihan antara ojek online (ojol) dengan ojek pangkalan (opang) tak bisa dielakan.

Beberapa kasus kekerasan, demo dan kerusuhan antara ojol dan opang pernah terjadi.

Perselisihan itu tak hanya terjadi di Jakarta, tapi juga di beberapa daerah lainnya yang ojek online telah hadir di sana.

Ilustrasi perselisihan ojek online vs ojek pangkalan
Ilustrasi perselisihan ojek online vs ojek pangkalan (blogspot)

Ternyata perselisihan antara ojol dan opang ini tak hanya terjadi di jalan raya saja.

Bahkan di rumah pun, perselisihan ojol dan opang juga terjadi.

Seorang pengguna Facebook yang merupakan ojol menceritakan perselisihannya dengan ayahnya sendiri yang berprofesi jadi opang.

Halaman
12
Sumber: TribunStyle.com
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved