Breaking News:

Percaya atau Tidak, Inilah Proses Terbentuknya Bumi Menurut Ilmu Sains Terbaru, Simak di Sini

Bumi merupakan tempat tinggal yang sekarang kita tempati sekarang ini di antara jajaran tata surya.

Tayang:
Penulis: Burhanudin Ghafar Rahman
Editor: Dimas Setiawan Hutomo
Ilustrasi bumi 

TRIBUNSTYLE.COM - Bagaimana Proses Bumi Terbentuk? Sains akan menjawabnya!

Bumi merupakan tempat tinggal yang sekarang kita tempati sekarang ini di antara jajaran tata surya.

Kalian pasti pernah bertanya-tanya bagaimana sih proses bumi terbentuk kan?

Banyak dari berbagai agama ada yang menjelaskan secara berbeda tentang terebntuknya bumi.

Kali ini ada ilmu sains terbaru yang menjawab.

Melansir dari Kompas.com, sebuah penelitian yang diterbitkan dalam jurnal Nature Chemistry, Senin (6/11/2017) oleh para ahli kimia dari The Scripps Research Institute (TSRI) berkata:

Bahwa mereka menemukan senyawa yang mungkin merupakan faktor penting dalam asal-usul kehidupan di bumi.

Para ilmuwan telah lama berpikir bahwa asal usul kehidupan membutuhkan tiga hal spesifik.

Yaitu nukleosida untuk membentuk RNA, asam lemak yang menyediakan struktur sel, dan asam amino yang melakukan pekerjaan angkat berat untuk sel hidup.

Namun, agar ketiga hal itu ada, para periset percaya bahwa reaksi kimia yang dikenal sebagai fosforilasi harus dilakukan. Sayangnya, mereka juga tidak mengetahui senyawa mana yang mungkin ada di bumi sejak awal untuk melakukan tugas krusial itu.

Temuan oleh ahli kimia TSRI telah mengidentifikasi senyawa tersebut sebagai diamidophosphate (DAP).

"Kami mengusulkan sebuah proses kimia fosforilasi yang bisa memunculkan oligonukleotida, oligopeptida, dan struktur mirip sel di tempat yang sama," kata penulis senior laporan tersebut, Ramanarayanan Krishnamurthy, seperti dikutip dari Eurekalert, Senin (6/11/2017).

"Proses kimia ini kemudian memungkinkan proses kimia lain yang tidak mungkin dilakukan sebelumnya sampai bisa menghasilkan entitas hidup sederhana berbasis sel pertama," sambung Khishnamurty yang juga merupakan profesor kimia di TSRI.

Krishnamurty dan timya menemukan bahwa DAP dapat memfosforilasi empat blok bangunan nukleosida RNA dalam air atau keadaan seperti pasta, di bawah berbagai suhu dan kondisi lainnya.

Dengan tambahan imidazol katalis yang diduga telah berada di bumi sejak awal, DAP bahkan bisa menimbulkan rantai seperti RNA di antara empat blok bangunan tersebut.

Sumber: TribunStyle.com
Halaman 1/2
Tags:
Kompas.com
Rekomendasi untuk Anda

BERITA TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved