Jelang Korsel vs Indonesia, Pencari Bakat Klub-Klub Besar Eropa Berebut Pantau Egy Maulana Vikri!
"Laga kontra Brunei dan Timor Leste bukan standarisasi Eropa. Kemampuan Egy baru bisa diukur pada pertandingan melawan Korsel," kata Bagja.
Penulis: Bobby Wiratama
Editor: Bobby Wiratama
TRIBUNSTYLE.COM - Kekuatan Tim Nasional Indoesia U-19 yang sesungguhnya baru akan diuji pada Sabtu (4/11/2017) siang ini.
Timnas Indonesia akan berhadapan dengan pesaing terkuat, Korea Selatan. Timnas Korsel U-19 salah satu kekuatan sepakbola Asia paling konsisten sejauh ini.
Kemenangan akan mentahbiskan Garuda Muda bisa bersaing di level internasional. Sebaliknya, kekalahan berarti masih ada yang perlu dibenahi.
Sejauh ini, Garuda Nusantara telah memetik dua kemenangan berturut-turut pada laga kualifikasi Grup F.
• Live Streaming SCTV Korea Selatan vs Indonesia U-19 - Laga Kualifikasi Piala Asia Terberat!
Timnas U-19 pertama mengalahkan Brunei Darussalam dengan skor telak 5-0, pada Selasa (31/10/2017). Namun Korsel lebih hebat lagi, membungkam Brunei dengan skor 11-0.
Timor Leste juga tak berkutik dan hanya bisa pasrah ketika dikalahkan Indonesia dengan skor 0-5, pada Kamis (2/11/2017).
Hasil tersebut membuat Timnas U-19 Indonesia memuncaki klasemen sementara Grup F dengan 6 poin.
Nama Egy Maulana Vikri juga tercatat sebagai top scorer dengan 4 gol yang telah diciptakannya untuk Indonesia.
Kemampuan Egy yang tampaknya selalu tampil prima dan mengagumkan ini tampaknya berhasil menarik perhatian klub-klub besar di eropa.
Buktinya, dalam laga melawan Korea Selatan siang ini, beberapa talent scout dari negara eropa ini akan memantau permainan Egy Maulana Vikri.
Hal itu diungkapkan oleh ayah angkat Egy Maulana, Subagja Suihan, kepada BolaSport.com, Jumat (3/11/2017).
Hari ini, Timnas U-19 akan melakoni laga ketiga Grup F Kualifikasi Piala Asia U-19 2018 melawan tuan rumah Korsel di Stadion Paju, Korsel.
"Tim pemandu bakat yang menginginkan Egy bakal hadir langsung pada laga melawan Korsel," ucap Bagja, sapaan Subagja Suihan.
"Pemandu bakat tersebut ada yang berasal dari Spanyol, Portugal, dan beberapa negara lain," tutur penemu bakat Egy dan Firman Utina itu.
Menurut Bagja, dua pertandingan pertama Timnas U-19 tidak masuk penilaian para pemandu bakat tersebut.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/style/foto/bank/originals/egy-maulana-vikri-dan-klub-klub-eropa_20171104_103141.jpg)