Breaking News:

Kehadirannya Ditolak AS, Media Australia Beritakan Gatot Nurmantyo Curiga Kepada Sosok Ini di Darwin

Sebelumnya, Jenderal Gatot, memang telah menangguhkan hubungan militer dengan Australia.

Editor: Desi Kris
Kompas.com
Gatot Nurmantyo 

TRIBUNSTYLE.COM - Setelah heboh soal Panglima TNI, Gaot Nurmantyo masuk daftar cekal untuk tidak memasuki wilayah kedaulatan Amerika Serikat, media luar negeri melansir sejumlah alasan kenapa dia dilarang masuk ke Negeri Paman Sam.

Terkait keputusan untuk memasukkan Gatot dalam daftar orang yang dilarang masuk US Custom and Border Protection, pihak Indonesia kemudian menuntut AS untuk mengklarifikasi mengapa Panglima TNI ditolak masuk ke Amerika Serikat.

Sebelumnya, Jenderal Gatot, memang telah menangguhkan hubungan militer dengan Australia.

Hal ini dianggap karena mengajarkan materi yang dianggap menghina di sebuah pangkalan Angkatan Darat Perth, Australia.

Gatot Nurmantyo - 4 Fakta Terbaru Panglima TNI Ditolak Masuk Amerika Serikat!

Juru bicara TNI, Wuryanto, mengatakan bahwa Jenderal Gatot diundang Jenderal Joseph Dunford, Kepala Staf Gabungan untuk menghadiri sebuah konferensi mengenai topik melawan organisasi ekstremis.

Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo didapuk sebagai pembicara dalam pengajian bulanan yang digelar Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah, di Aula KH Ahmad Dahlan, Gedung Pusat Dakwah Muhammadiyah, Menteng Raya No. 62, Jakarta Pusat, Jumat (6/10/2017) malam.
Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo didapuk sebagai pembicara dalam pengajian bulanan yang digelar Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah, di Aula KH Ahmad Dahlan, Gedung Pusat Dakwah Muhammadiyah, Menteng Raya No. 62, Jakarta Pusat, Jumat (6/10/2017) malam. (Puspen TNI/Kolonel Inf Bedali Harefa SH)

"Atas undangan tersebut, komandan militer Indonesia mengkonfirmasi kehadirannya sebagai bentuk penghormatan kepada yang mengundangnya," kata Wuryanto.

Menurut Wuryanto, militer Indonesia telah mengirim surat ke Komandan Militer AS soal penolakkan itu. Sampai sekarang, belum ada tanggapan.

Lowy Institute Research Fellow, Aaron Connelly mengatakan, Jenderal Gatot sebelumnya telah mencurigai soal keberadaan Marinir AS selama dua tahun di Darwin, Australia.

Terlebih titik itu memperlihatkan jaraknya yang cukup dekat dengan dengan Papua Barat dan blok gas raksasa Masela di Indonesia.

"Saya, sebagai komandan TNI, harus bertanya-tanya apa maksudnya," kata Jenderal Gatot dalam sebuah ceramah.

"Mengapa tidak di Filipina? Mereka memiliki basis di sana. Tidak masalah, tapi itu Darwin," kata Gatot.

Dia juga berbicara tentang menghentikan Australia untuk merekrut perwira tinggi Indonesia sebagai mata-mata.

"Dalam pidato publik, dia sering mendukung teori petanya bahwa orang asing terlibat dalam perang proxy untuk melemahkan Indonesia," penulis dan komentator Indonesia John McBeth menulis di Asia Times bulan ini.

Sumber: Tribun Medan
Halaman 1/2
Tags:
Gatot NurmantyoAmerika SerikatAustralia
Rekomendasi untuk Anda

BERITA TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved