Heboh Satpam Injak-Injak Tubuh Mahasiswa di USU, Kondisi Korban Bikin Prihatin
Imanuel Silaban alias Nuel, mahasiswa Jurusan Ilmu Perpustakaan Fakultas Ilmu Budaya Universitas Sumatera Utara (USU) dalam kondisi kritis.
Penulis: Verlandy Donny Fermansah
Editor: Dimas Setiawan Hutomo
TRIBUNSTYLE.COM - Imanuel Silaban alias Nuel, mahasiswa Jurusan Ilmu Perpustakaan Fakultas Ilmu Budaya Universitas Sumatera Utara (USU) dalam kondisi kritis.
Seperti dilansir Tribunstyle.com dari Tribun Medan, Jumat (20/10/2017), Nuel mengalami kondisi kritis setelah terlibat penculikan, pengeroyokan, dan penyiksaan sekelompok petugas keamanan kampus setempat.
Kini Nuel menjalani perawatan di ruang Intensive Care Unit (ICU) Rumah Sakit Columbia Asia, Medan.
Hingga Jumat, Nuel masih dirawat di ICU tetapi tidak dapat dijengkuk oleh teman-teman mahasiswa.
Apalagi saat wartawan Tribun ingin memantau kondisi mahasiswa itu pihak rumah sakit melarang.
Pihak Rektorat mengatakan kasus berawal dari penolakan mahasiswa terhadap renovasi salah satu gedung di kampus itu.
"Tidak bisa dilihat, karena ini bukan pasien kasus biasa," kata perawat yang mengenakan seragam medis lengkap.
Nuel diketahui menjadi korban pengeroyokan sejumlah oknum satpam, Kamis (19/10/2017) tengah malam.
Sekitar pukul 23.00 WIB., Nuel seorang aktivias Gerakan Mahasiswa Prodemokrasi (Gema Prodem) USU diculik lalu dipukul menggunakan kayu.
Saat itu ia berada di Fakultas Ilmu Budaya.
Menurut keterangan sejumlah rekan korban, Nuel diculik lalu diikat dengan rantai.
Dia diseret sambil dipukuli oleh oknum petugas keamanan kampus.
Ia diseret ke pos satpam yang berada di pintu dua kampus USU.
Disana Neul, dikabarkan injak-injak oleh satpam.
"Kami datangi pos satpam, tapi Nuel sudah tidak ada. Kami tanya dia di mana, tapi sekuriti tidak kasih tau dia di mana," katanya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/style/foto/bank/originals/satpam-yang-menculik-dan-menganiaya-mahasiswa-di-usu_20171021_184555.jpg)