Gubernur Baru Jakarta
Demi Proyek MRT yang Sempat Mandek, Anies Baswedan Nego Si Pemilik Rumah, Ini Hasilnya!
Kali ini Anies dan Sandi kembali menjalankan tugasnya sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta.
Penulis: Ninda Iswara
Editor: Diah Ana Pratiwi
Pemukulan pagar tembok rumah ini sebagai tanda kalau pihak Pemprov DKI boleh melanjutkan proyek MRT di lahan miliknya.
Tampak Mahesh dan Anies sama-sama memegang godam tersebut dan memukulkannya ke pagar.
Selesai memukul, Sandi langsung memeluk Mahesh disusul oleh Anies.
"Meninjau proyek MRT di Fatmawati yg mengalami kendala pembebasan lahan.
Ada sebuah rumah berukuran 76 meter persegi yang sudah bertahun-tahun tidak diizinkan untuk dipakai.
.
Sempat berdialog dengan pemiliknya, Pak Mahesh dan sampaikan bahwa ini untuk kepentingan masyarakat, bukan kepentingan kelompok, individu dan bisnis.
.
"Pak Mahesh, yang akan lewat kawasan ini 173 ribu orang per hari, kalau bapak izinkan jutaan orang akan lewat sini.
Cucu bapak akan bangga kalau diizinkan tempat ini, cucu bapak juga tidak akan lupa".
.
Syukurlah, akhirnya diperbolehkan oleh Pak Mahesh.
Harga tanahnya tidak dibicarakan dulu yang penting bisa dilanjutkan pengerjaan proyeknya di sekitar rumahnya.
Pak Mahesh langsung mengambil godam dan mengajak memukulkannya bersama di pagar tembok rumahnya, sebagai tanda boleh melanjutan proyek MRT di lahan miliknya.
.
Terima kasih Pak Mahesh! :)."
Melihat kinerja dari Anies dan Sandi diawal penugasannya ini, para netizen pun memberikan tanggapan mereka.
@tidakada5067 : "Ini pemimpin yang jakarta butuhin....maju terus pak @aniesbaswedan @sandiuno ...mantab jiwa.."
@family_shop4u : "Subhanallah....terimakasih pak mahesh dan pak anies. Pemimpin yang baik bukan memaksakan kehendak...tapi berdialog dengan hati nurani ya pak..."
@ratrianawati : "Terharuu yaa baca ini, Smg Pa Mahes di mudahkan urusan nya krn memudahkan urusan org lain."
@adhy_gunandar : "Semangat dalam mengerjakan pekerjaan untuk jakarta pak , jakarta butuh pemimpin seperti bapak ingat pak , pemimpin itu bukan membangun kota cantik sedemikian rupa dengan pembangun dan lain sebagainya tp selain itu pemimpin harus membangun akhlak masyarakatnya hingga menjadi kota yg berkembang."
@trisya_utomo : "Satpol PP, Polisi dan TNI bisa mengurus pekerjaan lain yg lebih penting dibanding adu otot dan suara untuk menghancurkan/ gusur menggusur,, dengan otak yang jernih ternyata semua solvable ya,,."
(Tribunstyle.com/Ninda Iswara)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/style/foto/bank/originals/anies-baswedan_20171017_111155.jpg)