Breaking News:

Wow! Akan Ada 6 Fenomena Langit Pekan Ini, Salah Satunya Hujan Meteor, Bisa Dilihat Tanpa Teleskop

Minggu ini tepatnya, dari tanggal 17 hingga 22 Oktober 2017 para benda langit akan menampakkan diri di Indonesia.

Lokasi Meteor di Bone 

TRIBUNSTYLE.COM - Minggu ini tepatnya, dari tanggal 17 hingga 22 Oktober 2017 para benda langit akan menampakkan diri di Indonesia.

Berikut enam fenomena yang bakal menghiasi langit sepanjang pekan ini:

1. Mars, Venus, Bulan, Berdekatan
Ilustrasi bulan
Ilustrasi bulan (Getty Images)

Pada tanggal 17 Oktober 2017, misalnya, kita bisa melihat "kemesraan" antara planet Mars, Venus, dan bulan. Kedekatan tiga benda langit tersebut subuh tadi terlihat dengan mata telanjang.

2. Bulan Sabit Tua dan Venus

Fenomena Transit Venus, di mana planet Venus singgah di muka matahari. Fenomena ini terjadi 6 September 2004 lalu dan diperkirakan akan kembali terjadi 6 Juni 2012.
Fenomena Transit Venus, di mana planet Venus singgah di muka matahari. Fenomena ini terjadi 6 September 2004 lalu dan diperkirakan akan kembali terjadi 6 Juni 2012. (INT)

Hari berikutnya, 18 Oktober 2017, kita juga bisa menyaksikan iringan bulan sabit tua dan Venus sebelum fajar menyingsing.

3. Iring-iringan Jupiter dan Merkurius

planet Jupiter
planet Jupiter (int)

Masih di hari yang sama, saat senja kita bisa menyaksikan iring-iringan Jupiter dan Merkurius menghiasi langit.

Namun, fenomena ini sepertinya tidak bisa kita saksikan karena langit Indonesia saat itu kemungkinan masih cukup terang.

"Konjungsi Merkurius dan Jupiter mungkin sulit dilihat karena posisinya sangat rendah, hanya setinggi 6 derajat," kata Muhato, penggiat Jogja Astro Club, saat dihubungi Kompas.com melalui pesan singkat, Selasa (17/10/2017).

Muhato juga menambahkan bahwa fenomena langit tidak berhenti di situ saja. Selama minggu ini, Anda akan mudah mengamati berbagai fenomena langit.

4. Penampakan Planet Uranus

Gerhana Bulan total Rabu (8/10/2014) diabadikan bersama planet Uranus (ditandai anak panah) dari Jember. Uranus tak tampak dengan mata telanjang namun berhasil diabadikan dengan kamera lensa 55 mm, setting ISO tinggi dan long exposure 15 detik.
Gerhana Bulan total Rabu (8/10/2014) diabadikan bersama planet Uranus (ditandai anak panah) dari Jember. Uranus tak tampak dengan mata telanjang namun berhasil diabadikan dengan kamera lensa 55 mm, setting ISO tinggi dan long exposure 15 detik. (Chandra Firmansyah/Kompas.com)

Hal ini senada dengan yang dikatakan oleh Marufin Sudibyo, seorang penulis di situs langit selatan.

Marufin berkata bahwa pada 19 Oktober 2017, Uranus akan menampakkan diri sepanjang malam.

"Uranus dapat dilihat sepanjang malam dengan mata telanjang," ujar Marufin melalui pesan singkat.

Sumber: Tribun Timur
Halaman 1/2
Tags:
Tribun Timur
Rekomendasi untuk Anda

BERITA TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved