Breaking News:

Wanita Mati-matian Coba Tarik Perhatian Seorang Pria di Kereta, tapi Selalu Gagal, 3 Tahun Kemudian

Wanita ini berjuang keras untuk menarik perhatian seorang pria di kereta, tapi selalu gagal. 3 Tahun kemudian ...

Tayang:
Penulis: Anggraini Wulan Prasasti
Editor: Anggraini Wulan Prasasti
Instagram/zolington
Zoë Folbigg dan Mark bertemu di kereta 

TRIBUNSTYLE.COM - Bertemu orang asing sudah menjadi bagian dari rutinitas seseorang setiap hari.

Orang-orang baru ada di berbagai tempat umum seperti stasiun, jalanan, atau transportasi publik.

Beberapa orang tampak biasa saja, tapi ada juga yang terkadang kita anggap menarik.

Hal ini juga yang dialami oleh seorang perempuan bernama Zoë Folbigg.

Zoë pergi kerja naik kereta yang sama setiap harinya.

Perempuan asal Inggris ini biasa melihat orang yang sama setiap waktu, tapi ia selalu menikmati kesendiriannya.

Sampai pada suatu hari, Zoë melihat wajah baru yang duduk di seberang kursi yang ia duduki di dalam kereta, melansir The Epoch Times.

Zoë langsung tertarik dengan pria asing tersebut.

Ia ingin sekali menarik perhatiannya, tapi pria ini selalu fokus dengan buku yang ia baca.

Akhirnya, Zoë pun mencoba menggunakan strategi baru, yaitu dengan cara merubah penampilannya.

Zoë biasa pergi bekerja mengenakan celana jeans dan sneakers.

Tapi, demi menarik perhatian si pria asing, dia mencoba mengenakan baju dress yang lebih feminim.

Sayangnya, cara ini tak berhasil menarik perhatian si pria misterius.

Bahkan pria tersebut tak mengalihkan pandangan dari bukunya, tapi itu tak membuat Zoë menyerah.

"Dia selalu membaca buku yang menarik, dia selalu membaca buku yang sudah aku baca," ungkap Zoë.

Zoë sempat bercerita pada teman-teman kerjanya tentang pria misterius di kereta ini.

Setiap hari, mereka bertanya bagaimana kabar "Pria Kereta" dan bertanya apakah dia berpaling dari bukunya.

Tapi, jawabannya selalu sama, yaitu tidak.

Setelah berbulan-bulan jadi gila pada "Pria Kereta, Zoë akhirnya memutuskan untuk mengambil langkah besar.

Pada hari ulang tahunnya di bulan Mei, Zoë memberi pria tersebut sebuah pesan sebelum keluar dari kereta.

Pesan tersebut berisi perkenalan diri dan ajakan pergi keluar bersama.

Zoë menunggu respon si pria sepanjang hari.

Akhirnya, pukul 5 sore, ia mendapatkan email yang sudah dinanti-nanti.

Sayangnya, pria tersebut membawa pesan buruk.

Ia sangat menghargai ajakan Zoë, tapi pria tersebut mengaku bahwa ia sudah memiliki pacar.

Jadi, ia tak mungkin bisa pergi berkencan dengannya.

Zoë mengira semuanya sudah selesai, tapi 8 bulan kemudian ia kembali mendapat email.

Pria Kereta mengaku bahwa ia sudah putus dan mengajak Zoë untuk minum jika perempuan itu mau.

Zoë mengaku sangat senang karena bisa pergi keluar dengan pria yang belakangan diketahui bernama Mark.

Kencan pertama mereka berjalan lancar dan tak ada kecanggunggan yang biasa terjadi.

Setelah 3 bulan berpacaran, mereka memutuskan untuk menjalin hubungan yang lebih serius.

Mark pun pindah dan tinggal bersama Zoë.

Kejutan tak sampai di situ saja.

3 Tahun kemudian, keduanya pergi liburan bersama ke Australia.

Saat sedang di dalam kereta, Mark pun meminta Zoë untuk menikah dengannya.

Kini, Zoë dan Mark telah hidup bahagia sebagai keluarga dan sudah memiliki 2 orang putra.

Jika bukan karena keberanian Zoë, mereka tidak akan bersama hingga sekarang.

Zoë sempat berkencan dengan beberapa pria saat menunggu Mark.

Namun, tak ada yang membuatnya tertarik seperti Mark.

Untungnya, Zoë bisa menikahi pria yang selalui ia impikan.

"Ini jelas sebuah cinta pada pandangan pertama. Aku tahu ini terdengar gila, tapi itulah yang aku rasakan," ungkap Zoë.

Kisah Zoë ini ia tulis dalam sebuah novel berjudul "The Note".

Zoë mengaku bahwa sang suami menyukai cerita meraka yang ia tulis ini.

Jadi, berani ajak cowok yang kamu anggap menarik di kereta? (TribunStyle.com, Anggraini Wulan Prasasti)

Sumber:
Tags:
Zoë FolbiggInggris
Rekomendasi untuk Anda

BERITA TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved