Tahun Baru Islam
Puasa Muharram Mulai Hari Ini Hingga Sabtu, Begini Niat dan Tata Cara Melaksanakannya
Puasa Muharram 1439 H dimulai Kamis 28 September hingga Sabtu pekan ini atau 10 Muharram. Begini tata cara dan niat melaksanakannya.
Editor: Agung Budi Santoso
TRIBUNSTYLE.COM - Puasa Muharram 1439 H dimulai Kamis 28 September hingga Sabtu pekan ini atau 10 Muharram. Begini tata cara dan niat melaksanakannya.
Puasa merupakan ibadah yang mulia di sisi Allah SWT. Dengan berpuasa seseorang dapat mengendalikan syahwat dan hawa nafsunya.
Dan puasa juga menjadi perisai dari api neraka. Puasa juga dapat menghapus dosa-dosa dan memberi syafaat di hari kiamat.
Tak hanya itu, puasa juga dapat membangkitkan rasa solidaritas kemanusiaan, serta manfaat lainnya yang sudah dimaklumi terkandung pada ibadah yang mulia ini.
Di bulan Muharram saat ini, umat Muslim disunnahkan untuk melaksanakan puasa.
Puasa sunnah Muharram akan mulai dilaksanakan besok, Kamis (27/9/2017).
Dikutip kutip dari akun instagram indonesiabertauhidofficial,berikut penjelasan tentang puasa Muharram.
Dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
تُعْرَضُ الأَعْمَالُ يَوْمَ الاِثْنَيْنِ وَالْخَمِيسِ فَأُحِبُّ أَنْ يُعْرَضَ عَمَلِى وَأَنَا صَائِمٌ
“Berbagai amalan dihadapkan (pada Allah) pada hari Senin dan Kamis, maka aku suka jika amalanku dihadapkan sedangkan aku sedang berpuasa.” (HR. Tirmidzi no. 747. Shahih dilihat dari jalur lainnya).
Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
أَفْضَلُ الصِّيَامِ بَعْدَ رَمَضَانَ شَهْرُ اللَّهِ الْمُحَرَّمُ وَأَفْضَلُ الصَّلاَةِ بَعْدَ الْفَرِيضَةِ صَلاَةُ اللَّيْلِ
“Puasa yang paling utama setelah (puasa) Ramadhan adalah puasa pada bulan Allah – Muharram. Sementara shalat yang paling utama setelah shalat wajib adalah shalat malam.” (HR. Muslim no. 1163). An Nawawi -rahimahullah- menjelaskan, “Hadits ini merupakan penegasan bahwa sebaik-baik bulan untuk berpuasa adalah pada bulan Muharram.” (Al Minhaj Syarh Shahih Muslim, 8/55)
Keutamaan puasa ‘Asyura sebagaimana disebutkan dalam hadits Abu Qotadah di atas. Puasa ‘Asyura dilaksanakan pada tanggal 10 Muharram.
Namun Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bertekad di akhir umurnya untuk melaksanakan puasa ‘Asyura tidak bersendirian, namun diikutsertakan dengan puasa pada hari sebelumnya (9 Muharram).
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/style/foto/bank/originals/ilustrasi-berdoa_20170920_142733.jpg)