Breaking News:

Miris! Seorang Wanita Diperkosa Hingga Hamil di Tahanan, yang Terjadi Pada Bayinya. . .

Para tahanan wanita di Korea Utara yang tinggal di kamp-kamp penjara politik ternyata sering diperkosa.

Editor: Desi Kris
tribunnews/ilustrasi
Ilustrasi 

Saat pikiran jernih, Malak teringat akan pamannya yang alim. Ia pun memutuskan untuk belajar pada pamannya.

Dari pamannya, Malak belajar agama Islam dengan kasih sayang, mulai dari cara wudhu yang benar hingga ilmu agama lainnya.

Beberapa hari di rumah paman sekaligus guru agamanya, Malak tiba-tiba menguatkan tekad untuk belajar lebih dalam.

“Paman, berapa lama waktu yang dibutuhkan untuk menghafal Alquran?” tanyanya.

“Insya Allah lima tahun,” jawab sang paman.

Dalam pikirannya, Malak khawatir tidak bisa menyelesaikan hafalan Quran sebab usianya belum tentu mencapai lima tahun ke depan.

Namun, dengan semangat belajar yang tinggi, sejak hari itu ia mulai menghafal Alquran dengan bantuan sang paman.

Beberapa waktu berselang, ketika Malak sedang menghafal Alquran, ayahnya datang dengan marah-marah meminta Malak pulang.

Tapi Malak tidak mau karena ingin melanjutkan hafalan Alqurannya. Setelah perdebatan alot, akhirnya Malak diizinkan tinggal di rumah sang kakek.

Subhanallah, tak lama kemudian Malak telah menghafal 30 juz Alquran. Belum mencapai target lima tahun, ia sudah menjadi hafidzah.

Bahkan dalam waktu yang sangat singkat, hanya tiga bulan. Cita-cita yang selalu ia dengungkan dalam doa sekarang terkabul.

Hasil gambar untuk wanita penghafal alquran

Pasca bisa menghafal 30 juz dalam waktu tiga bulan, Malak mengadakan acara syukuran. Seluruh keluarga dan kerabat diundangnya.

Semua telah berkumpul, acara hampir dimulai tapi Malak tak kunjung terlihat juga.

Seorang wanita yang merupakan kerabat Malak sebelumnya melihat Malak tengah sholat di kamar.

Terlalu lama menunggu, keluarga menjemput Malak di kamarnya. Dan alangkah terkejutnya mereka saat melihat Malak, sang hafidzah terbaring tanpa gerakan sedikitpun sembari memegang mushaf Alquran.

Setelah diperiksa, Malak sudah tidak bernyawa lagi. Innalillahi wa inna ilaihi raji’un.

Semua orang shock, terutama sang ayah. Tapi itulah yang terjadi, Malak telah pergi selamanyaa meninggalkan dunia dan gegap gempitanya.

Acara syukuran menjadi tanggisan dari para keluarga dan kerabat dekat. Malak, meninggal dunia dalam keadaan baik.

Hasil gambar untuk jenazah

Seketika itu, jenazah Malak langsung diurus, mulai dari memandikannya. Saat hendak dikafani, sebuah keajaiban terjadi, kafan yang telah disiapkan tiba-tiba hilang.

Karena tidak kunjung ditemukan, keluarga akhirnya menggunakan kain hijau yang terikat di sebuah tiang rumah sebagai kain kafan.

Anehnya, kafan gadis penghafal Quran ini beraroma harum. Kain itu berbau wangi terus menerus setelah dipakai untuk mengkafani jenazah.

Dari kisah ini tentunya semua harus telah menyadari bahwa suatu saat liang lahat menjadi rumah abadi.

Oleh karena itu semua orang mempunyai cita-cita ingin meninggal dalam keadaan tenang atau dalam islam dikenal dengan khusnul khotimah.
(Rahasiailahi) (Tribun Sumsel/Mochamad Krisnariansyah)

Sumber: TribunWow.com
Halaman 4/4
Tags:
Korea UtaraTribunStyle.com
Rekomendasi untuk Anda

BERITA TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved