Sering Diabaikan, Lemak di Perut Besarmu Itu Bisa Berisiko Kanker, Segera Ukur Lingkar Pinggangmu!
Bannyak juga yang mengabaikannya dan cenderung membiarkan tumpukan lemaknya bertambah.
Penulis: Delta Lidina Putri
Editor: Delta Lidina Putri
TRIBUNSTYLE.COM - Sebagian dari kita cenderung memikirkan lemak perut untuk penampilan yang menarik.
Namun banyak juga yang mengabaikannya dan cenderung membiarkan tumpukan lemaknya bertambah.
Saat punya lemak perut seharusnya kamu mempertimbangkan implikasi kesehatan yang bakal terjadi, misalnya peningkatan risiko resistensi insulin, diabetes tipe 2, dan bahkan penyakit jantung.
Tak sekedar penyakit-penyakit itu saja, lebih parah bahkan kanker pun bisa timbul.
• Sering Dibilang Buah Berlemak, Nyatanya Makan Alpukat Bisa Bikin Kurus, lho
20% kematian akibat kanker di Amerika Serikat diawali karena obesitas karena lemak perut yang menumpuk.
Dilansir dari U.S. News & World, sebuah studi baru dari Michigan State University mengungkapkan, ketika melawan kanker yang berhubungan dengan lemak pada orang obesitas, lemak perutlah yang jadi musuh nomor 1.
Lemak Perut dan Kanker
Lemak ada dua jenis, lapisan atas dan lapisan bawah.
Lapisan atas atau subkuntan berada tepat di atas kulit arimu.
Lapisan lemak bawah atau dalam, disebut juga lemak visceral, tinggal di dalam dan sekitar organ tubuhmu sehingga membuat perut lebih bulat.
Lemak visceral lebih berbahaya bagi kesehatan daripada lemak subkuntan.
Jenis ini akan membuat rentan pemiliknya menderita kardiovaskular.
Lemak visceral yang mngandung protein melimpah, memicu lebih banyak tumor dan kanker.
"Lemak tidak hanya berdiam diri di perut seperti yang kamu duga, dia akan mngeluarkan berbagai jenis protein faktor inflamasi dan hormon yang bisa memengaruhi organ di sekitarnya," Martha Belury, profesor endokrinologi, diabetes dan metabolisme di Ohio State University.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/style/foto/bank/originals/perut_20170922_170839.jpg)