Nggak Pingin Otak Lemot Seharian? Jangan Ketinggalan Makan Ini Saat Sarapan!
Sayangnya untuk kita milenial, pola makan yang baik, terlebih saat sarapan menjadi hal yang kurang diperhatikan.
Penulis: Triroessita Intan Pertiwi
Editor: Diah Ana Pratiwi
TRIBUNSTYLE.COM - Guys, pernah nggak sih kamu merasa sulit berfikir seharian.
Selain karena kondisi psikologis, hal ini juga bisa disebabkan oleh konsumsi makanan yang masuk ke dalam tubuh.
Sayangnya untuk kita milenial, pola makan yang baik, terlebih saat sarapan menjadi hal yang kurang diperhatikan.
Padahal, sarapan yang tepat dapat mempengaruhi performa otakmu.
• Penyebab Smartphone Lemot Boros Baterai - Hapus 5 Apps Ini Biar Ponselmu Ngebut dan Hemat Kuota
Melansir laman doktersehat.com, pakar kesehatan gizi dr. Samuel Oetoro menyebutkan bahwa kebiasaan tidak mengkonsumsi sarapan akan membuat otak lemot.
Hal ini bisa berdampak pada kesulitan untuk menyelesaikan pekerjaan.
Menurut dr. Samuel, otak membutuhkan nutrisi untuk bekerja secara optimal.
Dan nutrisi tersebut tidaklah bukan adalah asupan karbohidrat.
Jika kita mengkonsumsi sarapan tanpa asupan karbohidrat ini, maka otak pun akan cenderung lebih lemot dan sulit untuk dipakai berkonsentrasi.
Well, jadi seberapa karbohidrat yang sebaiknya kita konsumsi saat sarapan?
Dr. Samuel menyarankan kita untuk mengkonsumsi minimal 120 gram karbohidrat setiap hari.
Ia juga menambahkan untuk memilih sumber karbohidrat kompleks seperti nasi merah, ubi, dan kentang.
Di sisi lain, Samuel juga mengingatkan untuk tidak menghilangkan karbohidrat dalam konsumsi sehari-hari.
Hal ini justru akan membuat otak tidak memiliki sumber energi dan akhirnya kita pun akan tidak bisa berpikir dan malas bergerak.
Well, yuk mulai besok pagi jangan lewatkan sarapan pagi dengan mengkonsumsi makanan karbohidrat kompleks.
(TribunStyle.com/Triroessita Intan Pertiwi)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/style/foto/bank/originals/berpikir_20170913_194704.jpg)