Breaking News:

Sir John Cornforth - Ahli Kimia Peraih Nobel Price! Punya Keterbatasan tapi Karyanya Inspiratif!

Makin bikin penasaran, pria ini dikelilingi peralatan laboratorium kimia dasar seperti gelas ukur hingga cawan penguap.

Penulis: Verlandy Donny Fermansah
Editor: Delta Lidina Putri
TribunStyle/kolase

TRIBUNSTYLE.COM - Laman utama mesin pencari populer, Google, dihiasi doodle seorang pria berkacamata hari ini, Kamis (7/9/2017).

Makin bikin penasaran, pria ini dikelilingi peralatan laboratorium kimia dasar seperti gelas ukur hingga cawan penguap.

Siapakah pria ini?

Eduard Khil - Sosok di Balik Google Doodle yang Terkenal Berkat Mr. Trololo, Lihat Kekocakannya!

Telegraph.co.uk
Telegraph.co.uk ()

Nyatanya, pria berkacamata itu adalah Sir John Cornforth.

Sir Cornforth adalah seorang ahli kimia pemenang Hadiah Nobel yang lahir satu abad lalu atau tepat hari ini, 7 September 2017.

Sebagai penghormatan atas jasanya, Google merayakan dengan menampilkan Sir Cornforth sebagai sosok Google Doodle tepat di hari kelahirannya.

Kisah Sir Cornforth bisa dikatakan sangat inspiratif.

Photo by Edward Reeves, Lewes
Photo by Edward Reeves, Lewes ()

Sir Cornforth lahir di Sydney, Australia, pada tahun 1917 dari seorang ayah berwarganegara Inggris dan ibunya asal Australia.

Ketertarikan pada bidang kimia Sir Cornforth muncul dari eksperimen yang sering ia lakukan di ruang cuci, di rumahnya ketika masih bocah.

Marshall McLuhan Jadi Google Doodle, Kamu Bisa Internetan Tuh Gara-gara Orang Ini

Menginjak usia remaja Sir Cornforth mengalami masalah pendengaran dan dinyatakan tuli saat mulai belajar di Universitas Sydney saat berusia 16 tahun.

Walaupun mengalami keterbatasan, lantas tak menyurutkan Sir Cornforth untuk mendalami ilmu kimia.

Tak bisa sepenuhnya menyerap ceramah dosen di depan kelas, Sir Cornforth memilih buku untuk konsen belajar kimia organik dan menghabiskan waktu di ruang laboratorium.

Dia kemudian lulus sebagai wisudawan terbaik pada 1937 sebelum memutuskan hijrah ke Inggris.

Sir Cornforth dan Rita Harradence di University of Sydney
Sir Cornforth dan Rita Harradence di University of Sydney (WIKIMEDIA COMMONS)

Sir Cornforth kemudian mendapat beasiswa studi di University of Oxford dan bekerja sebagai profesor di Universitas Warwick, Suffolk, dan California di Los Angeles.

Seperti dilansir Tribunstyle.com dari Telegraph, Kamis (7/9/2017), ia dianugerahi Hadiah Nobel dalam bidang Kimia atas penelitiannya bersama Vladimir Prelog pada tahun 1975.

Penelitian itu yakni tentang enzim yang mengaktifkan perubahan senyawa organik.

Hasil dari penelitian Sir Cornforth itu membuka gerbang untuk penemuan lain.

Salah satu yang paling penting, penemuan pengembangan obat penurun kolesterol.

Bahkan karya itu disebut telah memberikan banyak manfaat bagi jutaan orang di seluruh dunia.

Setahun setelah istrinya wafat, Sir John Cornforth tutup usia pada 2013 pada usia 96 tahun. (Tribunstyle.com/Verlandy Donny Fermansah)

Sumber: TribunStyle.com
Tags:
Sir CornforthGoogle Doodle
Rekomendasi untuk Anda

BERITA TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved